Persiapan dilakukan secara bertahap dengan menitikberatkan pada pembentukan mental, fisik, serta pemahaman taktik para pemain.
Pelatih Kepala sekaligus Pembina SSB Banua Muda, Salahuddin, menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah proses pembinaan, bukan semata-mata hasil instan.
Ia mengakui keterbatasan waktu dan fasilitas lapangan menjadi tantangan tersendiri, namun tidak mengurangi semangat tim dalam berlatih.
“Untuk U-14 dan U-16 yang kita persiapkan itu mental, fisik, dan taktik mereka. Memang dengan keterbatasan waktu dan lapangan, kita jalani pelan-pelan. Target utama kami adalah kompetisi ini menjadi sarana evaluasi, melihat kekurangan tim, dan membangun dasar individu pemain,” ujar Salahuddin saat diwawancarai, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, membentuk tim yang kuat harus diawali dengan kualitas dasar pemain yang baik, seperti kemampuan passing, dribble, kontrol bola, serta pemahaman individu. Jika fondasi tersebut terbentuk dengan baik, ia optimistis kualitas tim akan meningkat seiring waktu.
“Kalau dasar-dasar individu ini sudah terbentuk dengan baik, insya Allah akan lahir pemain-pemain bagus dan tim yang kuat. Dari situ baru kita bicara prestasi,” tambahnya.
Terkait komposisi pemain, Salahuddin menyebut dirinya baru kembali bergabung mendampingi Banua Muda setelah sebelumnya menangani tim lain.
Ia masih menunggu laporan lengkap dari jajaran pelatih mengenai jumlah pemain yang akan didaftarkan serta kesiapan masing-masing pemain.
Sementara itu, Pelatih Kepala SSB Banua Muda U-16, Andri Okta Dewo atau akrab disapa Dewo, menjelaskan bahwa timnya kini sudah memasuki fase akhir persiapan. Latihan difokuskan pada pematangan taktik, mental bertanding, dan fisik pemain menjelang laga perdana.
“Alhamdulillah, kami dapat jadwal latihan. Kendala utama memang soal lapangan karena U-16 harus latihan 11 lawan 11, dan lapangan besar yang representatif terbatas. Tapi itu bukan alasan. Kami tetap maksimalkan persiapan,” kata Dewo.
Ia mengakui kondisi fisik pemain belum sepenuhnya ideal karena sebagian besar baru bergabung. Namun, menurutnya hal tersebut wajar dan akan ditingkatkan secara bertahap seiring berjalannya kompetisi.
Untuk komposisi tim, Dewo memastikan skuad U-16 telah final. Total terdapat 30 pemain yang disiapkan, terdiri dari tiga penjaga gawang dan 27 pemain lapangan. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 pemain akan dipilih berdasarkan kesiapan terakhir jelang pertandingan.
“Seleksi sudah selesai. Tinggal bagaimana anak-anak bisa memahami materi inti latihan terakhir ini untuk menghadapi laga awal hari Sabtu nanti,” jelasnya.
Soal target, Dewo memilih bersikap realistis namun tetap optimistis. Ia menegaskan Banua Muda akan menjalani kompetisi dengan fokus meraih poin demi poin di setiap pertandingan.
“Target kita setinggi-tingginya, tapi kita jalani step by step. Yang penting kita optimis, tidak mau kalah, dan berusaha meraih poin di setiap laga,” tegasnya.
Dengan antusiasme pemain yang tinggi serta pendekatan pembinaan jangka panjang, SSB Banua Muda berharap keikutsertaan di Liga TopSskor Regional Banjarmasin dapat menjadi wadah berharga dalam membentuk karakter, mental bertanding, dan kualitas teknis para pemain muda Banua.
Editor : Sutrisno