Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penantian 7 Tahun, Barito Putera Kembali ke Stadion 17 Mei Banjarmasin

M Idris Jian Sidik • Senin, 5 Januari 2026 | 10:01 WIB
PENUH SEJARAH: Stadion 17 Mei Banjarmasin kembali menjadi markas Barito Putera setelah terakhir digunakan pada 2019.
PENUH SEJARAH: Stadion 17 Mei Banjarmasin kembali menjadi markas Barito Putera setelah terakhir digunakan pada 2019.

BANJARMASIN — Pekan ke-14 Pegadaian Championship 2025/2026 bukan sekadar soal tiga poin bagi Barito Putera. Saat menjamu Persiku Kudus, Senin (5/1/) sore. Laga ini menjadi momentum emosional bagi para fan. Kembalinya Laskar Antasari ke Stadion 17 Mei, rumah legendaris yang terakhir kali mereka gunakan pada Juni 2019.

Hampir tujuh tahun lamanya Barito Putera menjalani laga kandang di stadion lain akibat renovasi. Kini, pintu Stadion 17 Mei kembali terbuka. Akan menghadirkan rasa yang berbeda, baik bagi pemain, pelatih, maupun suporter.

Euforia, emosi dan asa terasa kuat dari tribun penonton. Ketua Umum Barito Mania (Bartman), Dedy Sattardi, menyebut kembalinya Barito Putera ke Stadion 17 Mei sebagai penantian panjang yang akhirnya terjawab.

“Sejak laga terakhir Juni 2019 sampai sekarang 2026, itu waktu yang sangat panjang bagi kami. Rasa senang dan antusias tentu luar biasa,” ujar Dedy.

Antusiasme tersebut bahkan diwujudkan Bartman dengan menyiapkan tifo 3D khusus untuk menyambut kepulangan Barito Putera ke rumah lamanya. “Terakhir di Juni 2019 kita kalah 1-2 dari Kalteng Putra. Waktu itu stadion harus direnovasi dan pindah ke SDL, kami tidak mempermasalahkan. Tapi siapa sangka renovasinya sangat lama, bahkan overlap dengan SDL yang selesai Januari 2025,” kenangnya.

Ia berharap Stadion 17 Mei bisa kembali menjadi markas utama Barito Putera secara berkelanjutan. “Semoga stadion ini terus dipakai untuk laga kandang. Dirawat rutin dan dibenahi hal-hal kecil yang belum sempurna. Aura main di 17 Mei ini beda, suporter lebih bergairah, dari yang tua sampai muda,” tuturnya.

Bagi Pelatih kepala Barito Putera, Stefano Cugurra, bermain di Stadion 17 Mei, akan memberi suntikan energi tambahan bagi timnya. “Saya senang kita bisa main di stadion ini. Mudah-mudahan stadion bisa penuh, itu bisa kasih semangat besar buat pemain. Mudah-mudahan kita bisa main bagus dan dapat hasil yang baik,” kata pelatih yang akrab disapa Teco itu.

Dia pun menyambut laga ini dengan penuh antusias. Menurutnya, persiapan tim berjalan baik dan fokus pemain terlihat jelas sepanjang sesi latihan. “Kita punya persiapan bagus. Saya lihat semua pemain fokus di latihan, mereka kerja keras untuk persiapan yang benar lawan Kudus,” ujarnya.

Sentimen serupa dirasakan kapten tim Bayu Pradana. Bagi pemain senior ini, Stadion 17 Mei bukan hanya venue pertandingan, melainkan bagian dari identitas Barito Putera. “Kami sebagai pemain sangat bersyukur dan senang bisa kembali bermain di Stadion 17 Mei. Ini rumah kita. Rasa senang itu pasti menambah motivasi,” katanya.

Ia menegaskan seluruh pemain sepakat menjadikan momen ini sebagai dorongan untuk tampil maksimal. “Karena kita senang, motivasi pasti tinggi. Kami sepakat akan bekerja lebih keras lagi, bermain sebaik mungkin, dan berusaha mendapatkan tiga poin,” ujarnya.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#banjarmasin #Stadion 17 Mei #Barito Putera