LONDON - Mikel Arteta memperkirakan Arsenal akan terus memantau peluang potensial untuk memperkuat skuadnya di jendela transfer Januari.
Hal itu dikarenakan The Gunners harus kehilangan sejumlah pemain kunci karena cedera. Deretan nama seperti Martin Odegaard, Kai Havertz, Gabriel Jesus, hingga Gabriel Magalhaes, absen dalam jangka waktu lama.
Sementara Ben White, Riccardo Calafiori, Cristhian Mosquera, dan Jurrien Timber, semuanya mengalami cedera baru-baru ini.
Sebelumnya, Arsenal cukup sibuk di musim panas, menghabiskan banyak uang untuk Eberechi Eze, Martin Zubimendi, dan Viktor Gyokeres, tetapi Arteta ingin klub siap untuk kembali beraksi di bursa transfer karena mereka bertujuan untuk memenangkan gelar Liga Inggris untuk pertama kalinya sejak 2004.
"Tergantung, seperti yang saya katakan, pada ketersediaan pemain tertentu, Kesempatan itu ada. Kami adalah Arsenal. Sekarang, kami harus memanfaatkannya. Oke, apa yang kita butuhkan?" tutur Arteta.
"Kita harus aktif mencari. Dan kemudian, apakah kita bisa melakukannya atau tidak? Itu cerita yang berbeda, tetapi tugas kita adalah selalu bersiap siaga karena sesuatu bisa terjadi. Jadi, semoga bursa transfer kali ini sangat positif," kata Arteta, ketika ditanya apakah Arsenal akan memanfaatkan bursa transfer.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengatakan, Arsenal akan aktif di bursa transfer tergantung kondisi pemain, situasi dan jangka waktu pemulihan pemain yang cedera.
"Kami akan benar-benar memperhatikan situasi dan jangka waktu pemulihan pemain tertentu, mulai dari lini depan hingga lini belakang. Itulah kedalaman skuad yang Anda butuhkan," ujar Mikel Arteta.
"Jika Anda melihat klub-klub lain, mereka memiliki 24 atau 25 pemain dalam skuad, jadi tidak ada yang istimewa dalam skuad kami. Masalahnya adalah kami mengalami lebih banyak cedera daripada yang diperkirakan, beberapa di antaranya menurut saya tidak dapat dihindari. Tetapi kami ingin menjadi lebih baik, dan kami tahu betapa pentingnya ketersediaan pemain yang tepat di musim ini," ungkap Arteta.
Arsenal adalah favorit untuk memenangkan gelar, menurut superkomputer Opta, yang menempatkan peluang mereka sebesar 64,9 persen.
Editor : Arief