RABAT - Penjaga gawang Aljazair, Luca Zidane, tampil gemilang saat membawa timnya menundukkan Sudan pada Piala Afrika 2025, Rabu (24/12).
Pertandingan pekan pertama Grup E Piala Afrika 2025 antara Aljazair dengan Sudan digelar di Stadion Moulay Hassan, Rabat.
Putra legenda Prancis, Zinedine Zidane, ini memilih membela Aljazair, tanah leluhur kakeknya, setelah tak mendapat panggilan dari timnas Prancis.
Penampilan Luca Zidane, yang dipercaya menjadi stater, berhasil memastikan gawangnya tidak kebobolan hingga duel kontra Sudan berakhir. Bahkan, Luca Zidane mampu menggagalkan dua peluang berbahaya dari Sudan di menit ke-11 dan 65'.
Aljazair, yang dijuluki The Desert Warriors, langsung tancap gas di babak pertama. Riyad Mahrez mencetak gol cepat pada menit kedua, memanfaatkan umpan Hicham Boudaoui.
Di babak kedua, Mahrez kembali mencetak gol pada menit ke-61, sebelum ditutup oleh gol Ibrahim Maza pada menit ke-85, yang sekaligus menjadi gol internasional pertamanya.
Dukungan dari Zinedine Zidane yang menyaksikan putranya di tribun stadion menambah semangat tim Aljazair.
Luca Zidane, yang bermain untuk Granada di Spanyol, mendapatkan kesempatan tampil karena Alexandre Oukidja mengalami cedera. Penampilan gemilangnya memastikan clean sheet dan membantu Aljazair memulai kampanye Piala Afrika 2025 dengan kemenangan meyakinkan.
Selepas pertandingan, Riyad Mahrez menekankan pentingnya memulai turnamen dengan kemenangan. Ia mengingat bahwa di dua edisi terakhir Piala Afrika, timnya tidak mampu memulai dengan baik.
Oleh sebab itu, pada laga kali ini mereka benar-benar bertekad mewujudkan hasil positif, yang akhirnya berhasil diraih. “Yang terpenting adalah memulai dengan kemenangan,” ujar Riyad Mahrez.
Editor : Arief