Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Chelsea vs Arsenal Main Imbang 1-1, Derby London Sesungguhnya

admin • Selasa, 2 Desember 2025 | 08:00 WIB

BERDUEL: Bek Chelsea, Wesley Fofana (kiri) berduel dengan boomber Arsenal, Gabriel Martinelli (kanan) dalam pertandingan Derby London di Stamford Bridge, Senin (1/12) dini hari WIB.
BERDUEL: Bek Chelsea, Wesley Fofana (kiri) berduel dengan boomber Arsenal, Gabriel Martinelli (kanan) dalam pertandingan Derby London di Stamford Bridge, Senin (1/12) dini hari WIB.

LONDON - Laga Chelsea vs Arsenal di Stamford Bridge, Minggu (30/11) malam, benar-benar menghadirkan drama khas derby London.


Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 itu berlangsung keras hingga wasit Anthony Taylor mencabut tujuh kartu kuning. Terdiri dari 1 untuk Chelsea, dan 6 untuk Arsenal, serta 1 kartu merah untuk The Blues.


Chelsea membuka keunggulan terlebih dahulu melalui Trevoh Chalobah pada menit ke-48 memanfaatkan sepak pojok dari Reece James. Sebelas menit berselang, Arsenal berhasil membalas gol melalui sundulan Mikel Merino bermula dari umpan lambung Bukayo Saka.

Hasil imbang ini membuat Arsenal masih berada di puncak klasemen dengan 30 poin, sementara Chelsea berada di peringkat ketiga dengan 24 poin.


Usai laga, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai derby London kontra Chelsea memang berlangsung dalam tensi tinggi dan diwarnai duel keras sepanjang pertandingan.

Menurutnya, sejak menit awal terlihat bahwa kedua tim sama-sama ngotot untuk meraih kemenangan, membuat laga minim fluiditas dan lebih banyak diwarnai pertarungan fisik.


“Pertama-tama, saya pikir ini derby London yang sesungguhnya. Sangat menegangkan, dan Anda bisa merasakan sejak awal bahwa setiap duel, setiap aksi, memiliki makna tersendiri," ujar Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal, Senin (1/12).


Arteta menjelaskan bahwa kartu merah Moises Caicedo menjadi momen penting yang mendorong Arsenal berusaha tampil lebih agresif.


“Namun, jelas setelah (Moises) Caicedo diusir keluar lapangan, kami ingin menyamakan kedudukan. Kami tidak berhasil melakukannya kami mendapat empat kartu kuning lagi, dan para pemain itu jelas menjadi incaran untuk menyamakan kedudukan," bebernya.


Memasuki jeda pertandingan, Arteta meminta timnya meningkatkan intensitas dan fokus untuk mengambil alih permainan. “Di babak pertama kami berkata, ayo kita tingkatkan sekarang, lakukan apa yang harus kami lakukan, dan kami sangat jelas tentang niat kami dan bagaimana kami akan mendominasi permainan di babak pertama," katanya.


Meski sudah mengatur strategi untuk menekan lewat umpan panjang dan situasi bola mati, Arsenal justru kebobolan dari sepak pojok. “Umpan panjang, tendangan bebas, tendangan sudut, dan kami kebobolan dari bola mati. Lalu, momentum berubah, dan akhirnya tim harus bereaksi terhadap hal itu," lanjutnya.


Arsenal kemudian bangkit dan menciptakan beberapa peluang, termasuk gol penyeimbang. Namun Arteta menilai timnya kurang tajam dalam penyelesaian akhir. “Kami memiliki dua atau tiga peluang emas, tetapi kurang detail, terutama dalam cara kami menyerang, dan terutama di posisi tertentu, Robert (Sanchez) memegang bola," pungkasnya. 

 

 

 

Editor : Muhammad Rizky
#bola #Chelsea