MANCHESTER – Pelatih Everton, David Moyes mengaku suka pemainnya berkelahi satu sama lain setelah Idrissa Gueye diusir keluar lapangan karena menampar rekan setim, Michael Keane, dalam kemenangan berharga 0-1 atas Manchester United, Selasa (25/11) dini hari.
Laga yang digelar di Old Trafford tersebut sudah menguntungkan tuan rumah setelah 13 menit pertandingan berjalan Gueye dikartu merah lantaran marah dan menampar Keane dengan tangan kirinya.
Meskipun bermain dengan 10 orang, The Toffees tetap menang tipis berkat gol tunggal Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-29. Setelah itu, Moyes mengungkapkan bahwa pemain veteran yang diusir dari lapangan itu telah meminta maaf kepada rekan setimnya.
"Jika (di pertandingan) tidak terjadi apa-apa, saya rasa tidak ada seorang pun di stadion akan terkejut (akan insiden itu)," kata juru taktik asal Skotlandia itu kepada Sky Sports tentang pengusiran pilar pentingnya.
“Saya pikir wasit seharusnya berpikir lebih lama (sebelum memberi kartu merah). Saya diberitahu bahwa aturan mainnya adalah menampar pemain sendiri, dan Anda bisa mendapat masalah (hukuman)."
"Tapi, ada sisi lain dari ini. Saya suka pemain saya saling serang jika ada yang tidak melakukan tindakan yang benar. Jika Anda menginginkan ketangguhan dan ketahanan untuk mendapatkan hasil, Anda ingin seseorang menindaklanjutinya."
"(Tapi) saya kecewa (pemain) kami diusir. Tapi, kita semua pernah menjadi pemain sepak bola, kita bisa marah dengan rekan satu tim. Dia (Gueye) meminta maaf atas pengusiran itu, dia memuji para pemain dan berterima kasih atas hal (kemenangan) itu, dan meminta maaf atas apa yang terjadi," pungkasnya.
Setelah kemenangan penting dalam laga tandang ini, klub asal Merseyside tersebut menempel Setan Merah di papan tengah klasemen, sama-sama mengoleksi 18 poin di peringkat ke-10 dan 11.
Editor : Arief