Ia menegaskan bahwa rumor tersebut tidak benar, dan memastikan SDL tetap menjadi home base utama Barito Putera.
Menurut Hasnuryadi, isu perpindahan markas kembali ke Stadion 17 Mei Banjarmasin beredar tanpa dasar kuat.
Ia menekankan bahwa Stadion Demang Lehman masih menjadi stadion utama yang digunakan Barito Putera di kompetisi.
“Saya harus ralat, ini bukan laga terakhir. Setiap tim memang diwajibkan memiliki dua stadion,” ujarnya.
Hasnuryadi menjelaskan bahwa Stadion Demang Lehman memiliki kualitas yang sangat baik, mulai dari kondisi lapangan hingga fasilitas pendukung. Semua standar yang ditetapkan untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2 telah terpenuhi.
“Kita bisa lihat sendiri bagaimana kualitas Stadion Demang Lehman. Fasilitasnya sudah memenuhi standar Liga 1 dan Liga 2,” tegasnya.
Ia juga memberikan penjelasan mengenai Stadion 17 Mei Banjarmasin. Meski stadion tersebut menjadi opsi kedua, proses renovasi—termasuk pemasangan lampu—masih berlangsung dan belum masuk tahap verifikasi lanjutan dari PT Liga Indonesia Baru.
“Stadion 17 Mei juga masih harus melalui proses verifikasi terlebih dahulu,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banjar yang selama ini mendukung penuh pemakaian Stadion Demang Lehman sebagai kandang Barito Putera.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banjar atas izin dan dukungan terhadap penggunaan Stadion Demang Lehman yang kualitasnya sangat bagus ini,” tutupnya.
Editor : Sutrisno