SEMARANG – PS Barito Putera siap memulai petualangan di putaran kedua Liga 2 dengan menghadapi Kendal Tornado FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu (12/11) sore. Laskar Antasari menargetkan kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas Grup B.
Barito menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 19 poin dari 9 pertandingan. Hanya tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen PSS Sleman (20 poin). Di grup ini hanya satu tim teratas yang berhak promosi ke Liga 1. Pada laga terakhirnya di putaran pertama, Barito Putera ditahan PSS Sleman dengan skor 0–0 dalam laga ketat yang berlangsung di Martapura.
Pelatih Barito, Stefano “Teco” Cugurra puas dengan persiapan tim. “Kita punya waktu sedikit lebih panjang buat recovery setelah lawan Sleman. Fokus latihan kita untuk menjaga kondisi pemain agar tidak cedera, dan tetap bugar menghadapi Tornado. Semua sudah siap tampil maksimal,” ujar Teco dalam konferensi pers pra-pertandingan, Selasa (11/11).
Teco juga menilai kondisi Stadion Jatidiri sangat mendukung untuk laga kompetitif. “Lapangan bagus, stadion bagus, tapi kita tetap harus respek dengan Tornado. Mereka punya pemain dan pelatih yang bagus. Jadi yang paling penting, kita harus kerja lebih keras untuk dapat hasil positif,” tegasnya.
Kiper sekaligus salah satu pemain senior Barito, Satria Tama menegaskan bahwa seluruh pemain sudah siap menghadapi laga penting ini. “Setiap pertandingan kami anggap final. Kami tidak ingin kehilangan momentum, karena ini laga pertama di putaran kedua. Jadi modal penting buat menjaga posisi di klasemen,” ujarnya.
Meski demikian, Barito dipastikan tidak bisa diperkuat dua pemain yang mengalami cedera, yakni Ridho dan Danda. “Selain dua pemain itu, semua siap main,” kata Teco singkat.
Di kubu lawan, Laskar Badai Pantura tengah percaya diri. Kendal Tornado FC bertekad melanjutkan tren positif. Tim besutan Stefan Keeltjes itu kini dalam performa menanjak. Dari tiga laga terakhir, mereka belum tersentuh kekalahan. Menang atas Persiku Kudus dan PSIS Semarang, serta imbang kala dijamu Persipal Palu. Catatan tersebut mengantarkan Kendal Tornado FC ke posisi enam klasemen sementara dengan koleksi 14 poin, hasil dari empat kemenangan, dua kali seri, dan tiga kekalahan.
Pelatih Stefan Keeltjes menegaskan bahwa mental bertanding menjadi faktor utama yang harus dijaga anak asuhnya. Ia mengingatkan agar para pemain, yang mayoritas masih muda, tidak cepat puas. “Jangan sampai mereka lupa diri, sombong, merasa sudah juara. Padahal perjalanan masih panjang,” ujar Stefan dalam sesi konferensi pers. “Untuk itu kita jaga mental pemain, jangan jemawa. Fokus di setiap pertandingan dan berikan performa terbaik,” lanjutnya.
Selain faktor mental, pelatih asal Surabaya itu juga menyoroti aspek fisik dan kebugaran pemain. Jeda waktu antara laga melawan PSIS Semarang dan Barito tergolong singkat. “Persiapan kami cukup mepet. Kemarin latihan hanya conditioning saja. Taktikal iya, tapi tidak terlalu lama. Harapannya anak-anak bisa tampil dengan kondisi prima,” paparnya.
Kiper Try Hamdani Goentara berharap rekan-rekannya dapat mempertahankan semangat dan kekompakan tim. Ia menilai kunci kemenangan terletak pada kedisiplinan dalam menjalankan instruksi pelatih. “Mudah-mudahan dengan kerja keras, tren positif ini bisa terus berlanjut,” tutur kiper asal Palembang, Sumatera Selatan, itu.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief