LIVERPOOL – Ada yang menarik dalam kemenangan 1-0 Liverpool FC atas Real Madrid, Rabu (5/11) dini hari. Bertanding di Anfield, kandangnya, The Reds punya pendekatan berbeda saat melakoni lanjutan laga Liga Champions Eropa ini.
Mereka tampil reaktif dengan memaksimalkan tendangan jarak jauh dan set piece. Dua senjata yang memang jadi andalan klub-klub Premier League musim ini.
Bahkan, gol kemenangan Liverpool dicetak oleh Mac Allister melalui skema ini. Gelandang asal Argentina yang sebenarnya punya postur tak terlalu tinggi itu berhasil menyudul bola hasil tendangan bebas Szoboszlai di menit ke-61.
Statistik menunjukkan total 15 tembakan dilancarkan Liverpool. Di mana, 9 di antaranya mengarah ke gawang El Real yang dikawal Thibaut Courtois. Hal ini berbanding terbalik dengan Real Madrid yang melontarkan 7 tembakan dan hanya 2 yang mengarah ke gawang The Reds.
Di laga ini, Courtois berjibaku menyelamatkan gawang Real Madrid. Dia berulang kali melakukan aksi akrobatik agar bola-bola keras hasil serangan Liverpool tak masuk ke gawangnya.
Termasuk tendangan keras Dominik Szoboszlai di menit ke-36. Gelandang Hungaria itu mendapatkan ruang karena Tchouameni yang harusnya mengawal Szobo, justru menjaga jarak.
Tendangan mirip roket ini berhasil ditepis Courtois dan menjauh dari gawang. Begitu juga dengan refleks luar biasa sang kiper Belgia saat menghalau sundulan-sundulan mirip rudal dari van Dijk dan Ekitike di awal babak kedua.
Keberhasilan Liverpool mengalahkan Real Madrid berawal dari Arne Slot yang mengadopsi pendekatan berbeda. Secara strategi, dia mengeksploitasi pertahanan zona Real Madrid yang kerap memberikan ruang antar lini.
Apalagi, bek dan gelandang Real Madrid seperti terlalu hijau dalam menghentikan pergerakan tiga gelandang serang The Reds, yakni Wirtz, Salah, dan Szoboszlai.
Usai kemenangan ini, Arne Slot mengaku puas. Menurutnya, para pemain bekerja sangat keras dan membuat penyerang-penyerang Real Madrid kesulitan. “Pemain berhasil menjauhkan mereka dari area pertahanan kami,” ungkap pelatih asal Belanda ini.
Ya, dalam pertandingan ini, Mbappe dkk memang tak mampu mendekati lini pertahanan Liverpool. Meski tetap dominan, mereka malah jarang mendapatkan peluang di area kotak penalti.
Apalagi, selain van Dijk dan Konate yang tampil cukup baik, dua wing back, yang kali ini dipercayakan pada Conor Bradley dan Andy Robertson tampil istimewa. Bahkan kiper Giorgi Mamardashvili juga bermain tenang dan tidak grogi. Menggantikan Alisson yang cedera, dia sukses menghindarkan bahayanya serangan-serangan lawan.
Editor : Arief