Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Skuad Garuda Sudah Lengkap, PSSI Tegaskan Tak Tambah Pemain Naturalisasi

Sutrisno • Rabu, 10 September 2025 | 22:35 WIB
TEGASKAN: Erick Thohir tegaskan komposisi Timnas Indonesia sudah sangat baik, tinggal matangkan racikan Patrick Kluivert.
TEGASKAN: Erick Thohir tegaskan komposisi Timnas Indonesia sudah sangat baik, tinggal matangkan racikan Patrick Kluivert.

SURABAYA — Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menegaskan tidak ada penambahan pemain baru untuk Timnas Indonesia. Menurutnya, skuad Garuda saat ini sudah lengkap dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora dari empat negara terbaik.

Erick mengatakan, kedalaman komposisi tim sudah cukup kuat untuk menghadapi laga-laga berat di level internasional.

Bahkan ia menilai kehadiran pemain diaspora dari Belanda, Amerika Serikat, Italia, hingga Spanyol telah memberi warna baru bagi permainan Timnas Indonesia.

“Ini (komposisi) semua pemain sudah tebal, diaspora dari Belanda sudah ada, dari Amerika sudah ada, dari Italia sudah ada, dari Spanyol ada, dari Liga Indonesia pun, banyak sekali pemain yang diberi kesempatan untuk main,” ucap Erick setelah laga FIFA Match Day Indonesia melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (8/9).

Pernyataan itu mempertegas komitmen PSSI menjaga keseimbangan antara pemain diaspora dan talenta lokal. Menurut Erick, setiap pemain yang diberikan kesempatan wajib membuktikan kualitas mereka di lapangan.

Laga uji coba melawan Lebanon yang berakhir imbang 0-0 dianggap menjadi pengalaman berharga bagi skuad Garuda.

Erick menilai formasi yang dimainkan dalam dua pertandingan terakhir, melawan Taiwan dan Lebanon, mulai menunjukkan konsistensi. “Saya rasa formasi yang dimainkan sudah mulai konsisten. Khususnya hari ini, menjadi pengalaman bagus,” ujarnya.

Lebih jauh, Erick menekankan pentingnya laga kontra Lebanon sebagai bahan evaluasi. Ia menyebut karakter tim asal Timur Tengah yang keras memberi pelajaran bagi para pemain agar bisa mengendalikan emosi.

Menurutnya, pemain Indonesia harus tetap fokus dan tidak terpancing provokasi dari lawan. Sebab dalam laga-laga mendatang, tantangan menghadapi tim dengan karakter serupa pasti kembali terjadi.

Meski puas dengan semangat juang tim, Erick mengakui masih ada catatan penting yang harus diperbaiki. Salah satunya adalah soal penyelesaian akhir yang belum maksimal meski peluang sudah diciptakan.

Ia menuturkan, finishing menjadi hal krusial yang perlu didiskusikan lebih dalam bersama pelatih Patrick Kluivert. Perbaikan aspek ini diyakini bisa membuat Timnas Indonesia lebih tajam saat menghadapi lawan-lawan berikutnya.

 

 

Editor : Arief
#naturalisasi #pssi #erick thohir #Timnas Indonesia