MADRID - Drama kontrak Vinicius Jr bersama Real Madrid ternyata belum menemukan titik terang. Padahal, sang winger Brasil sudah jadi salah satu pilar utama Los Blancos dalam beberapa musim terakhir.
Kontraknya sendiri masih berlaku hingga Juni 2027. Meski begitu, manajemen Madrid sudah lama menargetkan perpanjangan agar Vinicius benar-benar terkunci di proyek jangka panjang klub. Tapi faktanya, negosiasi justru mandek.
Dilansir dari X Rodra10_97, salah satu penyebab utama macetnya pembicaraan adalah masalah gaji. Vinicius memang ingin bertahan di Madrid, tetapi rombongannya menilai tawaran terbaru klub belum sesuai dengan status sang pemain.
Madrid disebut sudah menaruh proposal gaji €20 juta per tahun tanpa bonus tambahan. Di atas kertas, angka ini jelas besar.
Namun, tim agen Vinicius, yakni Fred Pena dan Tassilo Soares, merasa klien mereka layak mendapatkan lebih. Mereka menuntut €20 juta sebagai gaji tetap ditambah bonus variabel €10 juta, yang membuat totalnya menyentuh €30 juta bersih per tahun.
Jika dibandingkan, kedatangan Kylian Mbappe dengan gaji super besar diduga jadi salah satu alasan mengapa Vinicius ingin setara atau minimal mendekati level itu.
Saat ini, kubu Real Madrid menilai tawaran mereka sudah cukup adil. Sementara tim agen Vinicius menolak mentah-mentah proposal tersebut dan enggan berkomitmen untuk tambahan tiga tahun lagi jika gajinya tidak dinaikkan.
Artinya, masih ada jarak cukup besar yang harus dijembatani kedua pihak. Pertanyaannya, apakah Madrid akan mengalah demi menenangkan agen sang bintang Brasil, atau justru bertahan pada pendirian mereka?
Di luar urusan kontrak, Vinicius sendiri sedang dalam sorotan. Musim lalu performanya cenderung mengecewakan, dan awal pramusim ini pun belum menunjukkan sinyal positif.
Musim baru 2025/26 bisa jadi penentu apakah dirinya masih pantas disebut salah satu winger terbaik dunia.
Jika mampu kembali ke level tertingginya, bukan tidak mungkin tuntutan gajinya bakal lebih mudah dikabulkan. Tapi kalau performa tetap menurun, Madrid tentu punya alasan kuat untuk tidak buru-buru menuruti permintaannya.
Editor : Arief