Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Keluhkan Skuad Manchester City Terlalu Gemuk, Pep Guardiola Desak Manajemen Lepas Sejumah Pemain

Sutrisno • Selasa, 19 Agustus 2025 | 20:25 WIB
MENGELUHKAN: Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengeluhkan skuad yang terlalu gemuk.
MENGELUHKAN: Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengeluhkan skuad yang terlalu gemuk.

MANCHESTER – Manchester City membuka Premier League 2025/2026 dengan cara meyakinkan. Erling Haaland kembali jadi mesin gol dalam kemenangan 4-0 atas Wolverhampton Wanderers di Etihad Stadium pada Sabtu (16/8).

Publik percaya The Citizens masih menjadi kandidat utama juara. Namun, Pep Guardiola justru mengirim sinyal berbeda.

Pelatih asal Spanyol itu menilai skuad City saat ini tidak sehat secara jumlah. Terlalu banyak pemain dalam satu tim justru bisa merusak atmosfer ruang ganti.

Guardiola pun mendesak manajemen untuk segera melepas beberapa nama sebelum jendela transfer musim panas resmi ditutup. Dalam konferensi pers seusai laga melawan Wolves, Guardiola blak-blakan.

“Terlalu banyak. Terlalu banyak orang, terlalu banyak pemain. Ini bukan soal Ederson. Hari ini (Rodri dan Phil (Foden) tidak masuk skuad. Kovacic cedera, Savinho dan Josko juga out. Di bangku cadangan masih ada Nathan dan Gundo. Saya suka skuad dalam, tapi saya tidak mau meninggalkan pemain di rumah. Itu tidak sehat,” ujar Pep, mengutip dari Sport Mole.

Ucapan Guardiola itu memberi gambaran bahwa meskipun memiliki kedalaman skuad bisa membantu dalam perburuan gelar di banyak kompetisi, jumlah pemain yang berlebih justru bisa menimbulkan ketidakpuasan. Pemain yang jarang dimainkan berpotensi kehilangan motivasi, sementara harmoni tim bisa terganggu.

Salah satu nama yang ramai dibicarakan adalah Ederson. Kiper asal Brasil itu absen dalam laga kontra Wolves dan posisinya digantikan James Trafford.

Guardiola menyebut absennya Ederson karena sakit, tetapi rumor transfer terus berkembang. Galatasaray dikaitkan dengan sang penjaga gawang, meski nilai transfer yang dipatok City disebut terlalu tinggi untuk klub Turki.

Selain Ederson, winger muda Savinho juga masuk daftar jual potensial. Pemain asal Brasil itu tampil menjanjikan musim lalu, namun Tottenham Hotspur disebut tertarik memboyongnya. Meski begitu, Spurs juga sedang membidik Eberechi Eze dari Crystal Palace sehingga transfer Savinho belum tentu terwujud.

Di lini tengah, City masih menyimpan banyak gelandang senior seperti Mateo Kovacic, Ilkay Gundogan, dan Bernardo Silva. Dengan hadirnya gelandang baru Nico Gonzalez dan Tijjani Reijnders, jam bermain para veteran itu bisa terpangkas. Tidak menutup kemungkinan salah satunya akan dilepas jika ada tawaran menarik.

Guardiola bukan pertama kali bicara soal pentingnya atmosfer ruang ganti. Dalam sejarah kepelatihannya di Barcelona, Bayern, dan City, ia selalu menekankan keharmonisan skuad. Pemain yang tidak puas dengan menit bermain biasanya langsung dilepas agar tidak mengganggu ritme tim.

Editor : Arief
#transfer pemain #pep guardiola #Manchester City