MANCHESTER - Pep Guardiola, pelatih kepala Manchester City telah menerima gelar kehormatan dari University of Manchester, pada Senin (9/6).
Itu sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi yang luar biasa bagi kota Manchester, baik di dalam maupun di luar lapangan selama sembilan tahun terakhir.
Acara penganugerahan digelar di gedung bersejarah Whitworth Hall. Dalam suasana yang penuh penghargaan dan kebanggaan, Guardiola menerima gelar kehormatan dari Rektor Universitas Nazir Afzal.
Gelar kehormatan ini bukan sekadar perayaan atas prestasi Guardiola sebagai pelatih. Tapi juga sebagai bentuk penghormatan atas keterlibatannya dalam komunitas, dedikasinya terhadap kota, serta peran aktifnya dalam kegiatan sosial, termasuk melalui Guardiola Sala Foundation.
Dalam pidatonya, Guardiola menyampaikan betapa dalamnya ikatan emosional yang dia rasakan dengan Manchester. Dia menyebut kota ini telah menjadi rumah baginya dan keluarganya, bukan hanya karena prestasi sepak bola, tetapi juga karena kehangatan masyarakat dan kekayaan budaya.
"Manchester sangat berarti bagi saya. Saya telah berada di sini selama sembilan tahun dan menjadikan kota ini sebagai rumah. Masyarakat, budaya hingga klub sepak bola yang luar biasa. Semua sangat istimewa bagi saya dan keluarga saya," ucap Pep dikutip melalui laman resmi Manchester City, pada Selasa (10/6).
Pihak universitas memuji Guardiola sebagai sosok yang tidak hanya berhasil mencetak sejarah di dunia olahraga, tetapi juga sebagai inspirator yang telah memperkuat citra Manchester di mata dunia.
Professor Duncan Ivison, Presiden dan Wakil Rektor universitas, menyebut Guardiola sebagai inovator dan pemenang yang telah menjadikan Manchester bagian dari kisah sukses global.
"Pep merupakan seorang inovator dan penakluk yang telah memotivasi jutaan orang melalui kerja keras dan keberhasilannya sebagai pelatih," ucap Profesor Dulcan dikutip melalui laman resmi Manchester City.
Editor : Arief