Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Asprov Siapkan Format Ideal Piala Soeratin U-13 di Kalsel

M Idris Jian Sidik • Kamis, 12 Juni 2025 | 12:42 WIB
PERTANDINGAN: Suasana pertandingan usia dini, hal ini dinilai penting untuk pengembangan potensi pesepakbola di Banua.
PERTANDINGAN: Suasana pertandingan usia dini, hal ini dinilai penting untuk pengembangan potensi pesepakbola di Banua.

BANJARMASIN – Kompetisi Piala Soeratin U-13 segera digulirkan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan mulai 14 Juni 2025.

Turnamen ini menjadi salah satu proyek jangka panjang Asprov PSSI Kalsel untuk memunculkan talenta muda Banua yang siap bersaing di level nasional, bahkan diharapkan bisa memperkuat Barito Putera dalam beberapa tahun ke depan.

Sekretaris Asprov PSSI Kalsel, Baktiansyah, menjelaskan bahwa turnamen akan berlangsung selama dua bulan penuh, yakni Juni hingga Juli. Pertandingan digelar setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.

"Formatnya setengah kompetisi di masing-masing kabupaten/kota. Setiap juara dari tingkat kabupaten/kota akan melaju ke tingkat provinsi, ditambah lima runner-up terbaik atau daerah dengan jumlah peserta terbanyak bakal mendapat dua kuota," terangnya.

Total ada 18 tim yang bakal bertarung di tingkat provinsi Kalimantan Selatan pada Agustus 2025. Pemenangnya nanti akan mewakili Kalsel di tingkat nasional pada bulan September.

Lebih jauh, Baktiansyah menjelaskan bahwa Asprov tengah merancang format ideal demi meningkatkan jam terbang pemain usia muda. Menurutnya, kompetisi yang padat dan berjenjang ini menjadi pondasi penting untuk pengembangan talenta lokal secara menyeluruh.

"Asprov mencoba membangun format kompetisi yang ideal, karena salah satu kelemahan kita selama ini adalah kurangnya jam bermain. Kalau anak-anak rutin bertanding, mereka akan berkembang lebih cepat," ujarnya.

Target besar dari program ini adalah mencetak pemain-pemain muda Banua yang mampu bersaing di level elite nasional. Bahkan dalam jangka empat tahun ke depan, Asprov menargetkan setidaknya 25 persen pemain Barito Putera berasal dari Kalimantan Selatan.

"Ini proyek jangka panjang. Kita ingin suatu saat nanti ada wajah Banua yang bisa memperkuat Barito secara signifikan, bukan hanya satu atau dua pemain saja. Idealnya, 25 persen skuad berasal dari daerah sendiri," tegas Baktiansyah.

Dengan langkah ini, Asprov PSSI Kalsel optimistis bisa melahirkan bibit unggul dari tanah Banua yang tidak hanya membawa nama harum daerah, tetapi juga memperkuat identitas klub kebanggaan Kalsel.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#liga indonesia #Piala Soeratin