NAPLES - Napoli sukses meraih gelar juara Liga Italia musim ini setelah mengalahkan Cagliari di pekan terakhir. Laga yang berakhir dengan skor 2-0 tersebut dimainkan di Stadion Diego Armando Maradona, Sabtu (24/5).
Selain Scott McTominay, Romelu Lukaku juga turut mencatatkan namanya di papan skor. Dia mencetak gol di menit ke-51 setelah menerima umpan dari Amir Rrahmani.
Sepanjang pertandingan, Lukaku memang selalu mengancam pertahanan Cagliari. Melansir Fotmob, dia melakukan tiga tendangan ke arah gawang, dan dua di antaranya selalu berhasil di blok para pemain belakang Cagliari.
Berkat gol Lukaku, Napoli makin memantapkan posisinya di puncak klasemen Liga Italia dengan meraih 82 poin. Gol tersebut juga membuat Inter Milan tidak mampu berbuat apapun meski menang melawan Como.
Setelah Napoli dipastikan meraih gelar juara Liga Italia, Romelu Lukaku mengungkapkan perasaan bahagianya. "Aku merindukanmu," tulisnya di postingan fotonya yang sedang mencium trofi Liga Italia.
Bagi Lukaku, ini adalah trofi Liga Italia keduanya setelah sebelumnya diraih bersama Inter Milan pada musim 2020/2021. Uniknya, kedua gelar tersebut diraihnya saat bekerja sama dengan Antonio Conte.
Musim ini, penyerang berusia 32 tahun tersebut menjalani perannya sebagai penyerang haus gol bagi Napoli. Melansir Transfermarkt, Lukaku berhasil mencetak 14 gol dan 10 assist dari 36 pertandingan yang dimainkannya.
Pelatih Napoli, Antonio Conte mengakui mengantarkan Napoli meraih gelar juara Liga Italia 2024/25 merupakan pengalaman tersulit sekaligus menantang selama dirinya berkarir sebagai pelatih.
"Itu tentu saja tantangan yang paling tak terduga, sulit, dan menggairahkan dalam karir saya," ungkap Conte.
"Datang ke Napoli setelah mereka berada di posisi 10 dan mencoba mengembalikan semuanya ke jalur yang benar, seperti musim sebelumnya, dan meyakinkan beberapa pemain terbaik untuk bertahan karena kami bisa melakukan sesuatu yang positif," sambungnya.
Conte sekarang menjadi salah satu dari dua pelatih yang memenangkan gelar Liga Italia dengan tiga klub berbeda, mengikuti jejak Fabio Capello setelah memenangkannya bersama Juventus, Inter Milan, dan Napoli.
Editor : Arief