Pertandingan ini menjadi krusial bagi Laskar Antasari yang tengah berjuang keluar dari jerat degradasi.
Barito Putera saat ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan 31 poin, hanya unggul tiga angka dari zona merah. Satu tim di bawahnya, PSS Sleman, masih berpeluang menyalip, sehingga kemenangan menjadi harga mati bagi Barito.
Modal Barito untuk menghadapi laga ini adalah dua hasil imbang beruntun melawan tim papan atas: Persib Bandung dan Dewa United, masing-masing dengan skor 1-1. Meski belum cukup untuk menjauh dari ancaman degradasi, performa ini menunjukkan peningkatan semangat juang tim.
Pelatih kepala Barito Putera, Vitor Tinoco, menegaskan pentingnya laga ini bagi kelangsungan timnya di Liga 1.
“Tiga latihan terakhir luar biasa. Semoga dapat tiga poin karena besok harus dapat tiga poin, do or die,” tegas Tinoco saat sesi press conference, Jumat (16/5/2025).
Sementara itu, bek kanan Bagas Kaffa menyebut tekanan yang dihadapi tim justru menjadi motivasi tambahan.
"Pressure ada, tapi tekanan itu bikin kami lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik dan menang besok,” ujarnya.
Di sisi lain, PSM Makassar datang dengan motivasi berbeda. Meski telah mengamankan posisi di papan tengah dengan 47 poin, skuad Juku Eja tetap mengincar kemenangan untuk menutup musim dengan catatan positif.
Mereka baru saja meraih kemenangan 3-2 atas Malut United setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun.
Namun, PSM dipastikan tampil tanpa kapten mereka, Yuran Fernandes, yang harus absen karena sanksi. Hal ini memicu kekecewaan dari pelatih Bernardo Tavares.
“Ini tidak adil, mengganggu kami. Keputusan yang tidak fair,” keluh Tavares dalam sesi konferensi pers.
Ketiadaan Yuran bisa menjadi celah di lini belakang PSM yang berpotensi dimanfaatkan oleh Barito. Di sisi lain, pengalaman PSM di kompetisi kasta tertinggi tetap menjadi modal penting menghadapi tekanan laga tandang ini.
Dalam lima pertemuan terakhir, PSM menang tiga kali dan Barito dua kali. Di pertemuan pertama musim ini, Barito menang 3-1 atas PSM.
Pertandingan ini akan menjadi laga kandang terakhir Barito musim ini. Dukungan ribuan suporter Barito Mania di Stadion Demang Lehman dipastikan bakal menjadi energi tambahan untuk meraih tiga poin krusial.
Mampukah Barito mengulang kemenangan atas PSM seperti di putaran pertama? Ataukah PSM yang justru memberi mimpi buruk bagi tim tuan rumah? Semua akan terjawab dalam laga penuh tekanan akhir pekan ini.
Editor : Sutrisno