TURIN - Real Madrid dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Bournemouth untuk mendatangkan bek muda Dean Huijsen. Kesepakatan transfer ini ternyata juga memberikan keuntungan untuk Juventus.
Real Madrid disinyalir akan mengaktifkan klausul pelepasan pemain berusia 20 tahun tersebut yang bernilai 58 juta euro, yang akan dibayarkan dalam tiga kali cicilan.
Juventus, mantan klub Huijsen, akan menerima 10 persen keuntungan dari kesepakatan tersebut yaitu sebesar 5,8 juta euro. Sementara Malaga akan mengantongi sekitar 1,8 juta euro melalui mekanisme solidaritas, karena bertanggung jawab atas perkembangan sang pemain bertahan.
Real Madrid sangat ingin segera mendatangkan Huijsen yang diharapkan dapat segera didaftarkan untuk mengikuti Piala Dunia Antarklub di Amerika Serikat, yang akan dimulai pada Juni mendatang.
Los Blancos tengah mempercepat perekrutan pemain untuk menambah opsi di lini pertahanan mereka menjelang turnamen tersebut, menyusul musim yang diwarnai dengan cedera di lini sentral pertahanan.
Antonio Rudiger, David Alaba dan Eder Militao mengalami cedera jangka panjang, membuat klub memiliki pilihan yang terbatas di lini belakang. Huijsen dipandang sebagai solusi yang langka yaitu muda, dapat diandalkan, dan telah tampil di level tinggi.
Huijsen lahir di Amsterdam dan pindah ke Spanyol pada usia muda, bergabung dengan akademi muda Malaga, hingga ia dijual ke Juventus pada 2021 dengan harga 470.000 euro.
Sang bek tengah naik pangkat dari tim muda untuk bermain di skuad senior, dan diberi kesempatan untuk bersinar dengan dipinjamkan ke AS Roma selama enam bulan dari Januari hingga Juni 2024.
Karena ingin mendapatkan waktu bermain yang lebih reguler, Juventus setuju untuk menjualnya ke Bournemouth pada Juli 2024 dengan harga 15,2 juta euro ditambah potongan 10 persen dari biaya transfer di masa depan.
Huijsen telah tampil dalam 30 pertandingan Liga Inggris untuk Bournemouth musim ini dan mencetak tiga gol. Meskipun pada awalnya ada kekhawatiran akan kondisi fisiknya, Real Madrid terkesan dengan penampilannya di Inggris.
Sebagai bek tengah yang memiliki dua kaki kuat dan progresif, ketenangan dan kemampuan bermain bola dari Huijsen sangat menonjol di bawah sistem permainan cepat yang diterapkan oleh Andoni Iraola.
Dia mendapatkan panggilan pertama untuk memperkuat Timnas Spanyol pada Maret dan kini telah membuat dua penampilan internasional, setelah sebelumnya mewakili Belanda di level junior.
Chelsea hampir saja mendapatkan tanda tangannya, namun ketertarikan Real Madrid mengubah arah kesepakatan.
Editor : Arief