BIRMINGHAM – Aston Villa mampu menang 3-2 atas Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg kedua perempat final Liga Champions di Villa Park, Selasa dini hari (15/4/2025).
Namun, kemenangan itu tak cukup untuk membalikkan kekalahan 1-3 di leg pertama. PSG pun tetap melaju ke semifinal dengan agregat 5-4.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. PSG mencetak dua gol awal yang memperlebar agregat menjadi 5-1 melalui aksi Achraf Hakimi (menit 11) dan Nuno Mendes (menit 27).
Situasi ini sempat membuat publik tuan rumah bungkam, dan menambah tekanan bagi skuad Unai Emery.
Tak ingin menyerah di depan pendukung sendiri, Aston Villa menunjukkan mental baja di babak kedua.
Youri Tielemans memecah kebuntuan pada menit ke-34, lalu John McGinn dan Ezri Konsa menambah gol di menit ke-55 dan 57.
Skor berubah menjadi 3-2, namun Villa tetap butuh dua gol lagi untuk menang agregat—yang tak kunjung datang hingga peluit akhir berbunyi.
Pelatih Aston Villa, Unai Emery tetap memuji semangat para pemainnya. “Kami menunjukkan semangat luar biasa. Sayang, gol tambahan tak tercipta. Tapi ini jadi pengalaman penting,” ujar Emery.
Luis Enrique, pelatih PSG mengakui tim besutannya mendapat tekanan besar. “Villa tampil luar biasa. Kami harus kerja keras mempertahankan keunggulan,” ucapnya.
Sayangnya, pertandingan ini juga diwarnai insiden tak sportif. Saat wasit José María Sánchez Martínez berjalan menuju ruang ganti, ia dilempari botol plastik oleh penonton. UEFA dikabarkan sedang menyelidiki kejadian ini.
Dengan hasil ini, PSG melaju ke semifinal dan akan menanti pemenang laga Arsenal vs Real Madrid.
Sementara Aston Villa harus puas dengan pencapaian perempat final, dan kini fokus mengamankan tiket Liga Champions musim depan lewat jalur liga domestik.
Editor : Fauzan Ridhani