Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Derbi Tanpa Gairah, Manchester United dan Manchester City Buntu di Old Trafford, Asa Juara Semakin Menipis

Fauzan Ridhani • Senin, 7 April 2025 | 12:54 WIB
DUEL:Casemiro berusaha merebut bola dari Kevin De Bruyne dalam laga sarat gengsi di Old Trafford, Minggu (6/4/2025).(IG Premier League)
DUEL:Casemiro berusaha merebut bola dari Kevin De Bruyne dalam laga sarat gengsi di Old Trafford, Minggu (6/4/2025).(IG Premier League)

MANCHESTER - Dalam suasana yang sarat gengsi, Manchester United dan Manchester City bertemu di Old Trafford pada Minggu, (6/4/2025) malam, dalam lanjutan Premier League.

Pertandingan yang diharapkan penuh tensi dan aksi memukau ini berakhir tanpa gol, meninggalkan kekecewaan bagi kedua kubu dan para pendukung yang memadati stadion.

Sejak peluit awal dibunyikan, United menunjukkan inisiatif menyerang. Alejandro Garnacho hampir membuka keunggulan di menit pertama, namun tendangannya melenceng tipis dari sasaran.

Peluang emas lainnya datang melalui Bruno Fernandes dan Joshua Zirkzee, tetapi ketangguhan Ederson di bawah mistar City menggagalkan upaya tersebut.

Di sisi lain, City yang dikenal dengan dominasi penguasaan bola, kali ini kesulitan menembus pertahanan rapat United.

Phil Foden dan Kevin De Bruyne beberapa kali mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun tidak membuahkan hasil.

Setelah pertandingan, manajer City, Pep Guardiola, mengakui bahwa timnya kurang tajam di lini depan.

"Kami mendominasi penguasaan bola, tetapi itu tidak berarti jika kami tidak bisa menciptakan peluang berbahaya," ujarnya kepada The Times.

Sementara itu, pelatih United, Ruben Amorim, menyoroti keputusan-keputusan di sepertiga akhir lapangan. "Kami harus lebih klinis dan membuat keputusan yang lebih baik saat mendekati gawang lawan," katanya kepada The Guardian.

Legenda United, Gary Neville, yang kini menjadi pundit, melontarkan kritik tajam terhadap performa mantan timnya. Ia menyebut permainan United terlalu mekanis dan kurang berani mengambil risiko.

"Sepak bola adalah tentang gairah dan keberanian. Saya tidak melihat itu di lapangan hari ini," tegas Neville dalam wawancaranya dengan TalkSport.

Hasil imbang ini membuat City semakin tertinggal dalam perburuan gelar, kini terpaut 21 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool, dengan hanya beberapa pertandingan tersisa.

Bagi United, meskipun berhasil menahan rival sekota, posisi mereka di papan tengah klasemen masih jauh dari harapan para pendukung.

Kekecewaan fans terlihat jelas dengan adanya protes pasca pertandingan di luar stadion, menuntut perbaikan performa tim.

Pertandingan ini menjadi cerminan musim yang penuh tantangan bagi kedua tim Manchester.

Dengan sisa laga yang semakin menipis, baik United maupun City harus segera menemukan formula terbaik untuk mengakhiri musim dengan catatan positif dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di musim berikutnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#liga inggris #Manchester City #old trafford #Mancherster United #Derbi