Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PBSI Sedang Godok Daftar Pemain untuk Piala Sudirman 2025

Sutrisno • Sabtu, 29 Maret 2025 | 03:05 WIB
MENGUNGKAPKAN: Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, mengungkapkan terkait daftar pemain yang dipanggil untuk Piala Sudirman 2025.
MENGUNGKAPKAN: Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, mengungkapkan terkait daftar pemain yang dipanggil untuk Piala Sudirman 2025.

JAKARTA - Wakil Ketua Umum I PP PBSI, Taufik Hidayat, mengungkapkan pihaknya masih terus menggodok dan mempertimbangkan daftar pemain yang dipanggil untuk Piala Sudirman 2025.

Pemain/pasangan jagoan nomor satu nasional tak jadi jaminan masuk tim, dan mereka yang berada di luar Pelatnas PBSI punya peluang yang sama untuk dipanggil.

Piala Sudirman 2025 akan berlangsung di Xiamen, Tiongkok, pada 27 April hingga 4 Mei mendatang. Artinya, kurang lebih sebulan lagi lambang supremasi bulu tangkis beregu campuran tersebut akan digelar.

PBSI sebelumnya mengungkapkan bahwa pemilihan pemain tim Indonesia untuk Piala Sudirman 2025 akan bergantung dan mempertimbangkan hasil dari tur Eropa. Nah, kini rangkaian tur Eropa yang berlangsung pada akhir Februari hingga 23 Maret lalu telah usai.

Dari empat turnamen tur Eropa, Indonesia kembali nirgelar. Capaian terbaik hanyalah runner-up. Lantas, bagaimana keputusan PBSI dalam memilih komposisi skuad untuk Piala Sudirman 2025?

"Belum diputusin juga. Belum diputusin karena kan pendaftaran terakhir tanggal 4 April, tanggal 2 baru (ditentukan). Tapi, kita masih ada pertemuan meskipun tidak langsung, kita ada grup," kata Taufik Hidayat, Wakil Ketua Umum I PP PBSI di Pelatnas PBSI Cipayung beberapa hari lalu.

Taufik menjelaskan, pihaknya tak akan asal mendaftarkan pemain untuk masuk tim Piala Sudirman 2025. Ada pertimbangan besar yang diperhatikan, salah satunya terkait rekor pertemuan pemain/pasangan Indonesia dengan calon lawan dari negara lain di ajang tersebut.

"Kami kan enggak hanya ngirim pemain, kita lihat head to head dengan negara lain juga. Di sini boleh jago jadi nomor 1. Tapi, mindset kita jangan, 'Gua ini nomor 1 di Indonesia'. Kita lihat negara lain juga gitu," terang Taufik.

"Di sini lu bukan siapa-siapa. Jadi harus dibuka satu per satu. Dalam penyusunan juga, kita kan bawa ada nomor 1, 2, bahkan nomor 3 mungkin kalau perlu. Lawan Denmark, nanti siapa, lawan India, siapa, lihat head to head-nya," tambahnya.

Menurut Taufik, perhitungan head to head diperlukan karena Piala Sudirman 2025 adalah turnamen beregu sehingga strategi dalam menurunkan pemain sangat penting. "Jadi enggak asal main. Karena nomor 1 ya main sama ini (lawannya), padahal track record-nya dia selalu kalah. Misalkan seperti itu. Banyak banget," ucapnya.

Karena itu, Taufik Hidayat mengungkap PBSI melihat komposisi skuad per pemain/pasangan. Termasuk mereka yang berada di luar Pelatnas PBSI. Menurutnya, peluang untuk pemain independen cukup terbuka.

Saat ini ada dua pasangan non-Pelatnas PBSI yang cukup mencuri perhatian. Mereka adalah Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja. Performa dan penampilan kedua pasangan cukup baik dalam tiga bulan awal 2025.

Rehan/Gloria misalnya, sukses menjadi juara di Polish Open, dan dua kali runner-up di German Open dan Orleans Masters 2025. Sementara Sabar/Reza berhasil memulai debutnya di All England menjadi semifinalis, mereka hanya kalah dari Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

"Mereka di nominasi masih ada. Di list tadi sudah ada semua. Ada Sabar/Reza, ada Rehan/Glo. Yang menonjol itu saja kan. Tapi ya itu kenapa saya buka head to head," jelas Taufik.

Editor : Arief
#Bulu Tangkis #piala sudirman #pbsi