LONDON — Newcastle United menorehkan sejarah dengan menaklukkan Liverpool 2-1 dalam final Carabao Cup di Stadion Wembley, Senin (17/3/2025) dinihari.
Kemenangan ini tak hanya memberi trofi pertama bagi The Magpies sejak 1955, tapi juga mengakhiri penantian panjang selama 70 tahun tanpa gelar domestik.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Liverpool mencoba menguasai permainan, namun Newcastle tampil disiplin dan memanfaatkan peluang dengan maksimal.
Menjelang akhir babak pertama, Dan Burn membuka keunggulan Newcastle di menit ke-45+1.
Berawal dari umpan matang Kieran Trippier, bek jangkung itu menyambut bola dengan sundulan keras yang gagal dibendung kiper Liverpool.
Di awal babak kedua, Alexander Isak menggandakan keunggulan Newcastle lewat serangan balik cepat yang mematikan.
Liverpool baru bisa memperkecil ketertinggalan di menit ke-90+4 lewat sepakan Federico Chiesa, tapi itu tak cukup menyelamatkan The Reds dari kekalahan.
"Kami tahu ini akan menjadi laga yang sulit, tapi kami bermain dengan hati dan percaya pada rencana permainan pelatih. Ini kemenangan untuk seluruh kota Newcastle," ujar Burn kepada Sky Sports usai laga.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, tak mampu menahan emosinya setelah peluit panjang dibunyikan. Ia mempersembahkan kemenangan ini untuk mendiang ibunya, yang selalu mendukung kariernya.
"Kemenangan ini untuk ibu saya. Dia selalu percaya pada saya, dan saya yakin dia tersenyum di atas sana," ucap Howe dengan mata berkaca-kaca, dikutip dari Talksport.
Di sisi lain, kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool, yang berambisi mempertahankan gelar Carabao Cup yang mereka raih musim lalu.
Pelatih Arne Slot mengakui timnya kurang klinis dalam memanfaatkan peluang dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh.
"Kami menguasai permainan, tapi tidak cukup tajam di depan gawang. Ini pelajaran berharga, dan kami harus bangkit untuk fokus pada kompetisi lainnya," ujar Slot kepada The Guardian
Di Newcastle, pesta kemenangan pecah. Ribuan pendukung The Magpies memadati St James’ Park dan berbagai sudut kota untuk merayakan trofi yang sudah lama dinantikan.
Media sosial Newcastle pun ikut merayakan kemenangan ini dengan unggahan jenaka, yang mendapat pujian dari para fans.
"Akhirnya, setelah 70 tahun penantian, ini adalah hari yang tidak akan pernah kami lupakan. Newcastle kembali menjadi juara!" seru seorang suporter di tengah kerumunan perayaan.
Kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan Newcastle sebagai kekuatan baru di sepak bola Inggris. Di bawah asuhan Howe, The Magpies mulai menapaki jalur kesuksesan yang lama dinantikan.
Kini, mereka tak hanya merayakan trofi, tetapi juga menatap masa depan yang lebih cerah.
Editor : Fauzan Ridhani