TURIN - Atalanta mencetak sejarah dengan mengalahkan Juventus 4-0 di Allianz Stadium pada Minggu (9/3/2025). Ini menjadi kekalahan kandang terburuk Juventus di Serie A sejak 1967.
Hasil ini juga semakin membuka peluang Atalanta untuk bersaing memperebutkan Scudetto musim ini.
Tim tamu tampil dominan sejak awal pertandingan. Gol pembuka dicetak oleh Mateo Retegui melalui titik penalti, sebelum Marten de Roon, Davide Zappacosta, dan Ademola Lookman menambah derita Juventus.
Sementara itu, Bianconeri tampil tanpa perlawanan berarti, gagal menembus lini pertahanan Atalanta yang bermain solid.
Pelatih Juventus, Thiago Motta, mengakui bahwa kekalahan ini sulit diterima. "Saya tidak akan bisa tidur malam ini. Kami tahu Atalanta akan bermain seperti ini, tapi kami tidak bereaksi dengan baik setelah kebobolan pertama. Ini pelajaran pahit," ujar Motta kepada Reuters.
Sementara itu, pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, semakin percaya diri bahwa timnya bisa bersaing untuk gelar Serie A.
"Kami berhak menang dengan skor seperti ini. Kami membuktikan bahwa Atalanta adalah tim yang bisa bersaing di papan atas. Jika kami terus bermain seperti ini, mengapa tidak bermimpi meraih Scudetto?" katanya kepada Reuters.
Pemain bintang Atalanta, Ademola Lookman, yang mencetak gol terakhir dalam kemenangan bersejarah ini, mengungkapkan kebanggaannya.
"Kami bermain dengan mentalitas juara. Juventus adalah tim besar, tapi malam ini kami menunjukkan bahwa kami juga layak diperhitungkan," ujar Lookman kepada AS.
Hasil ini membuat Juventus tetap tertahan di peringkat keempat dengan 52 poin, semakin jauh dari Inter Milan yang memimpin klasemen dengan 61 poin.
Selain itu, kekalahan ini memperpanjang penderitaan Bianconeri setelah sebelumnya tersingkir dari Liga Champions dan Coppa Italia.
Bagi Atalanta, kemenangan ini membawa mereka ke posisi ketiga dengan 58 poin, hanya terpaut tiga poin dari puncak klasemen. Dengan momentum ini, mereka semakin percaya diri untuk bersaing dalam perburuan gelar Serie A musim ini.
Atalanta akan menghadapi Inter Milan di laga berikutnya, yang bisa menjadi penentu sejauh mana ambisi mereka untuk Scudetto musim ini.
Sementara itu, Juventus harus segera bangkit jika tidak ingin semakin tertinggal dalam persaingan papan atas Serie A.
Editor : Fauzan Ridhani