Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Stadion Kanjuruhan Belum Layak Pakai

Sutrisno • Selasa, 11 Februari 2025 | 09:36 WIB
BELUM LAYAK: Stadion Kanjuruhan sudah direvitalisasi sehingga tampak modern. Namun, belum siap digunakan karena masih banyak ruang yang kosong.
BELUM LAYAK: Stadion Kanjuruhan sudah direvitalisasi sehingga tampak modern. Namun, belum siap digunakan karena masih banyak ruang yang kosong.

MALANG - Aremania yang rindu menyaksikan Arema FC berlaga di Stadion Kanjuruhan tampaknya harus menunda keinginannya, karena stadion tersebut dinyatakan belum memenuhi syarat untuk digunakan meski sudah direvitalisasi.

Menurut hasil rekomendasi tim Risk Assessment Polda Jawa Timur, ada sejumlah hal yang harus dipenuhi Pemkab Malang untuk operasional Stadion Kanjuruhan, antara lain pengisian perabotan di sejumlah ruangan.

Rekomendasi tersebut muncul setelah tim melakukan join inspection. Dalam inspeksi gabungan itu, dihadiri juga kontraktor PT Waskita dan sejumlah perangkat daerah (PD) di Pemkab Malang.

Mereka antara lain Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Bagian Hukum Setda, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Perhubungan (Dishub).

Menurut Kepala Dispora Kabupaten Malang, M. Hidayat, tim risk assessment Polda Jatim memberikan skor 54 dari 100. Sedangkan skor minimal agar memenuhi syarat adalah 55.

“Paling rendah untuk bisa dikatakan layak ya nilainya 55. Artinya, nilai kami masih kurang. Yang kurang itu soal bagaimana meminimalkan risiko saat kompetisi berlangsung,” ungkap Hidayat.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa struktur bangunan tidak ada masalah, serta sejumlah aspek lain seperti jalur evakuasi, ukuran gerbang, dan jarak pagar pembatas juga sudah dicek oleh tim risk assessment dari Polda Jatim.

Menurut Dayat, Stadion Kanjuruhan dinilai tidak layak karena banyak ruangan yang masih kosong, salah satunya ruang medis untuk pemain.

Ruangan tersebut sifatnya krusial, karena seharusnya ruangan medis sudah tersedia peralatan seperti kasur dan alat-alat kesehatan.

Demikian juga tribun VVIP atau royal box yang belum ada meja dan sofa. Lalu ruang steward pertandingan dan ruang konferensi pers juga masih kosong.

Aspek lain yang membuat stadion tersebut dinyatakan belum layak beroperasi adalah tidak adanya Standar Operasional dan Prosedur (SOP) penggunaan sarana dan pengamanan di dalam maupun luar stadion. Tak hanya itu, personel pengamanan serta sarana yang disediakan juga belum ditetapkan secara pasti.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan seluruh ruangan akan terisi, karena saat ini sedang menginventarisasi apa saja yang diperlukan.

Setelah inventarisasi selesai, pihaknya akan mengajukan anggaran pengadaan perabotan di area Stadion Kanjuruhan. ”Anggaran kami ajukan saat PAK (perubahan anggaran keuangan) pertengahan tahun ini,” pungkas Dayat.

Editor : Arief
#arema #liga indonesia #Stadion #kanjuruhan