Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Takluk dari PSIS, Barito Putera Keluar dari Big Four, Apa Kata Supporter?

Arief • Sabtu, 23 September 2023 | 10:32 WIB
KALAH BERUNTUN: Barito Putera kembali menelan kekalahan di laga tandang. Kali ini ditaklukkan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri.
KALAH BERUNTUN: Barito Putera kembali menelan kekalahan di laga tandang. Kali ini ditaklukkan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri.
SEMARANG - Barito Putera mengalami kekalahan kedua beruntun dalam partai tandangnya. Kali ini terjadi di kandang PSIS Semarang. Laskar Antasari tertunduk lesu dengan skor tipis 0-1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (22/9) malam. Gol tunggal Mahesa Jenar dicetak Carlos Fortes pada menit 75.

Akhir pekan sebelumnya, Barito juga ditaklukkan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare dengan skor 0-2. Ketika itu, Barito dari peringkat dua melorot ke posisi keempat.

Atas kekalahan ini, Barito keluar dari big four. Barito turun ke posisi kelima klasemen sementara dengan perolehan 20 poin. Digeser PSIS Semarang yang merangsek ke posisi keempat, berkat unggul satu poin dari Barito.

Bahkan posisi Barito berpotensi semakin anjlok karena ada tiga tim pesaing di bawahnya belum bermain. Ketiganya sama-sama punya 18 poin. PSM Makassar, Persebaya, dan Persib Bandung. Jika mereka ada yang menang, maka akan menyalip poin Barito.

Persebaya akan menjamu Arema FC, Sabtu besok. Persib Bandung dijadwalkan bertandang ke markas Bhayangkara FC, juga Sabtu besok. Sedangkan PSM Makassar akan menghadapi tuan rumah Borneo FC, Senin (25/9) nanti.

Sejak awal pertandingan Barito tadi malam, tim tuan rumah memang terlihat bermain lebih agresif. Hal itu terlihat dari beberapa kali serangan yang dilakukan pemain ke daerah pertahanan Barito. Seperti terjadi pada menit 18, Fortes yang berada tepat di mulut gawang menerima umpan silang. Langsung melepaskan tendangan. Namun, Ega Rizky mampu menepis tendangan keras tersebut.

Menit 30, Fortes kembali mengancam Barito setelah lepas dari penjagaan. Namun, Renan Alves sukses menghentikan Fortes dengan memotong bola dari belakang.



Barito juga beberapa melakukan serangan ke daerah pertahanan PSIS. Serangannya juga masih belum dapat menghasilkan gol. Peluang emas didapatkan Barito pada menit 43, lemparan ke dalam dari Frendi Saputra sampai ke depan gawang, disundul Makan Konate.

Tapi, arah bola ke sisi kanan gawang mampu di tepis kiper tuan rumah.

Hingga tambahan waktu 2 menit, tak ada gol yang tercipta di babak pertama.

Usai turun minum, kedua tim kembali bermain agresif. Hingga tiba pada menit 68, PSIS mampu menggetarkan gawang Barito. Hanya saja, wasit menganulir gol tersebut karena dinilai sudah offside.

Fortes akhirnya mampu menggetarkan gawang Barito pada menit 75, setelah beberapa kali sempat digagalkan Ega Rizky. Berawal dari umpat crossing menyilang, Fortes langsung melepaskan tendangan melalui kaki kirinya yang tak sempat ditepis gawang Barito.

Gol tersebut hampir dibalas Barito pada menit 84. Umpan lambung silang dari kanan ditanduk pemain belakang PSIS. Namun, bola tandukan kencang itu mengarah ke gawang sendiri. Tuan rumah beruntung bolanya diselamatkan mistar gawang. Bola rebound itu langsung divoli Makan Konate. Lagi-lagi melambung di atas mistar gawang tuan rumah.

Hingga tambahan waktu diberikan wasit berakhir, tak ada tambahan gol yang tercipta. PSIS sukses menambah tiga poin.



Pelatih kepala Barito Putera, Rahmad Darmawan tak menyangkal bahwa timnya kecolongan di babak kedua. "Sebelum itu, selamat untuk PSIS. Mengenai jalannya laga, awalnya berjalan dengan tempo sedang," ungkap RD. "Mereka bermain di sepertiga lapangan tengah, merebut bola dan melakukan serangan balik cepat. Sisi lain, serangan kita juga cukup sukses di sebelah kiri melalui Frendi," tambahnya.

Mencoba mencuri gol di babak kedua, RD meminta anak asuhnya bermain lebih terbuka. Namun, strategi itu membuka celah pertahanan Barito. "Kami bermain high press. Itulah yang membuat kami terpancing, dan menciptakan lubang di pertahanan," katanya.

Mewakili pemain, Frendi Saputra mengatakan bahwa mereka sudah bermain semaksimal mungkin. "Namun hasil belum sesuai yang diinginkan. Kami siap menjalani evaluasi dari tim pelatih. Semoga bisa meraih poin di laga selanjutnya," doanya.

Pengamat sepak bola Barito, Ana Supriatna mengatakan bahwa dalam laga ini Bayu Pradana dkk hanya kurang beruntung. "Dari segi permainan, cukup berimbang. Barito juga memiliki banyak peluang, hanya tidak bisa dikonversikan menjadi gol. Secara keseluruhan sudah baik, hanya hasil akhir tidak berpihak," nilainya.(bir/gr/dye)

KATA SUPPORTER


“Bagaimana mau cetak gol apalagi menang, kalau jarak antar lini terlalu jauh. Alhasil long passing jadi pilihan, sangat tidak efektif. Lini tengah perlu evaluasi”. (Eza Fahlevi - Bartman)

“Lini depan kurang support. Murilo bahkan sering jemput bola ke belakang. Dua laga terakhir kalah tanpa cetak gol. Masalah besar bagi tim”. (Febri - Bartman Yellow Rider)

“Hasil yang mengecewakan. Tim pelatih harus punya banyak variasi, jangan seperti itu-itu saja. Pertandingan selanjutnya harus ada perubahan cara bermain, dan wajib menang. (Iwan Julak - Bartman Paunjunan) Editor : Arief
#psis semarang #Liga 1 #Barito Putera