Tapi jangan terkejut. Bila pada akhirnya mesin gol asal Norwegia itu mendarat di Santiago Bernabeu.
Sebab, proyek Los Galacticos itu masih ada.
Sebenarnya, Los Blancos sudah menunjukkan ketertarikan kepada Haaland sejak 2019 lalu.
Kala itu, dalam debutnya di Liga Champions, Haaland mencetak delapan gol dari enam pertandingan bersama RB Salzburg.
Masalahnya, Real terlanjur menghabiskan 60 juta euro untuk Luka Jovic, 115 juta euro untuk Eden Hazard, dan 54 juta euro untuk Rodrygo. Bahkan rekening Real ada limit-nya.
Kita tahu, setelah menimbang antara Manchester United atau Borussia Dortmund, Haaland memilih pindah ke Bundesliga.
Di Jerman, ia menasbihkan dirinya sebagai salah satu striker top dunia.
Mendiang Mino Raiola, agen Haaland, lalu membuka negosiasi dengan Manchester City dan Chelsea. Walaupun Haaland mengidamkan Real.
Namun, ada yang mengganjal. "Andaikan saya datang, apa yang terjadi dengan Benzema?" tanya Haaland, Maret 2022, seperti yang dikutip Goal.
Presiden Real, Florentino Perez pun menjawabnya. "Kami punya nomor 9 terbaik di dunia. Dan saya tidak menggaji Benzema untuk menjadi pemain cadangan," tegas pria 76 tahun itu.
Perez tak pernah keliru. Pada bulan Oktober, Benzema memenangkan Ballon d'Or.
Sementara manajer City, Pep Guardiola memutuskan beralih ke Haaland karena harga Harry Kane kelewat mahal.
Jadi apakah mungkin Haaland akan pergi ke Madrid? "Anda tak bisa berkata tidak pada Real Madrid," kata Alfie, ayah Haaland.
"Tapi kami punya kriteria kepada para peminat. Siapa yang paling butuh pemain nomor 9? Kedua, apakah Real tetap akan mendatangkan Kylian Mbappe?" sambungnya.
Faktor lain, Real selalu mengamati fisik Haaland. Ada kekhawatiran tentang rumor cedera.
Dua musim sebelumnya, ia didera cedera otot. Walaupun Haaland cepat pulih. Tak pernah absen lebih dari sepekan.
Perkara ini pernah dibicarakan Pep dalam sebuah konferensi pers. "Kami harus menjaganya, karena ia sangat besar. Seperti raksasa," ujarnya.
"Punggung, bahu, tendon, semuanya harus dijaga. Itulah mengapa dia (Haaland) banyak menghabiskan waktu di pusat perawatan ketimbang berlatih di lapangan," jelasnya.
So, apakah mega transfer ini mungkin atau tidak? Tergantung Perez dan Proyek Galacticos-nya, dia mau atau tidak. (fud/by/fud) Editor : Arief