RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menjadi fokus kerja Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), termasuk dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV DPD IWAPI Kalimantan Selatan yang digelar di Grand Maya Hotel, Selasa (29/09).
Ketua DPP IWAPI Hj Ir Nita Yudi MBA yang hadir langsung dalam pembukaan Rakerda IV DPD IWAPI Kalsel mengatakan, perempuan pengusaha harus terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu mengembangkan usaha dan naik kelas.
"Terutama di bidang teknologi digital. Ini yang terus kami support agar perempuan, khususnya pelaku usaha, bisa melek digital," ungkapnya di sela Rakerda.
Hal senada disampaikan Ketua DPD IWAPI Kalsel Shinta Laksmi Dewi. Dia mengatakan, lebih dari 50 persen pelaku UMKM di Kalimantan Selatan merupakan perempuan.
Karena itu, IWAPI terus mendorong pelaku UMKM perempuan agar semakin berdaya saing dan mampu mengembangkan usahanya.
"Sesuai tema Rakerda, sertifikasi, kolaborasi, dan sinergitas menjadi strategi utama peningkatan daya saing UMKM di Kalsel. Ini yang akan menjadi fokus kami," tambahnya.
Menurut Shinta, sertifikasi menjadi salah satu hal penting untuk menunjukkan profesionalitas pelaku usaha. Selain itu, peningkatan daya saing juga membutuhkan sinergi dengan berbagai jaringan.
Kolaborasi dengan pemerintah juga dinilai penting untuk mendukung pengembangan UMKM di Kalimantan Selatan.
"Kami optimistis dengan tiga langkah tersebut, UMKM di Kalsel bisa berdaya saing dan naik kelas," pungkasnya. (sya)
Editor : Tia Lalita Novitri