Pasokan Minim, Harga Telur di Pasaran Kota Banjarmasin Kembali Mengalami Kenaikan

Raudah Anisya • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:10 WIB
MELONJAK: Harga telur ayam dan telur itik di Pasaran Kota Banjarmasin mengalami kenaikan akibat permintaan yang tinggi.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)
MELONJAK: Harga telur ayam dan telur itik di Pasaran Kota Banjarmasin mengalami kenaikan akibat permintaan yang tinggi.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)  

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Setelah sekian lama tidak mengalami kenaikan, kini harga telur mengalami kenaikan, baik telur ayam maupun telur itik.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, harga telur ayam ras mengalami kenaikan rata-rata Rp1000 hingga Rp1500 per kilogramnya, sedangkan untuk telur itik mengalami kenaikan Rp200 hingga Rp300 per bijinya.

Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga sudah terjadi di tingkat agen atau distributor, karena itulah mereka pun menaikkan harga agar dapat untung.

Pedagang telur di Banjarmasin, Adi menjelaskan kenaikan telur di Banjarmasin sudah terjadi sejak seminggu lalu. Kenaikan harga telur karena dipicu daya beli yang tinggi selama bulan Maulid.

"Kenaikan karena banyaknya permintaan, sementara stok terbatas, sehingga hargapun mengalami kenaikan," ucapnya, Senin (14/9/2026). 

Dari semua jenis telur, yang paling tinggi kenaikannya adalah telur itik. Di agen, harga telur Rp2800 per biji. Sementara, di tingkat pasaran, harga telur itik mencapai Rp3 ribu hingga Rp3200 per biji. "Kalau telur ayam ras di agen kami menjual Rp26 ribu  dipasaran Rp27 ribu, hingga Rp28 ribu per kilogramnya," tambahnya.

Ia pun berharap harga telur bisa turun lagi seiring berlalunya bulan Maulid, sehingga pasaran bisa lebih stabil lagi.

Editor : Fauzan Ridhani
harga telur Telur itik Bulan Maulid banjarmasin ayam ras