OJK Kalsel Bersama Bank Kalsel Dorong 230 Pelajar SRT 2 Banjarbaru Mulai Menabung 

Raudah Anisya • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:05 WIB
MENABUNG: Kegiatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 OJK dan Bank Kalsel.
MENABUNG: Kegiatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 OJK dan Bank Kalsel.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN — Dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 dengan tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”, Bank Kalsel berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan di Gedung Serbaguna Sekolah Rakyat Terintegrasi ( SRT) 2 Banjarbaru di Jalan Guntung Harapan, Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru (19/8/2026). 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak usia sekolah. 

Kegiatan yang diisi dengan edukasi mengenai pentingnya mengenal produk dan layanan keuangan, membiasakan diri menabung, mengatur kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan layanan keuangan secara bijak dan aman.

Sebagai bentuk implementasi nyata dari edukasi tersebut, Bank Kalsel melakukan pembukaan sebanyak 230 rekening Simpanan Pelajar (SimPel). Langkah ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel agar literasi keuangan tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi juga diikuti dengan akses langsung terhadap produk keuangan formal yang sesuai bagi pelajar.

Selain itu, kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa/i dari jenjang SD, SMP dan SMA
serta guru serta tenaga pendidik Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Banjarbaru. 

Turut hadir Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen & LMS OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Armansjah. Kepala Dinas Sosial Kota Banjarbaru yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan Sosial dan Jaminan Sosial, Suhasmin Alfisyah. Kepala SRT 2 Kota Banjarbaru, Sulis Sri Rejeki. 

Kegiatan juga dihadiri unsur Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Banjarbaru, Deddy Haryadi dari Bagian Perekonomian Kota Banjarbaru beserta jajaran; Sekretaris Dinas Perdagangan, BPPRD Kota Banjarbaru, Sekretaris BPKAD Kota Banjarbaru, serta jajaran Bank Kalsel dari Kantor Pusat maupun Kantor Cabang Banjarbaru.

Armansjah menyampaikan pengenalan terhadap pengelolaan keuangan sejak usia sekolah merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk generasi yang semakin cakap secara finansial.

“Menabung bukan persoalan besar atau kecilnya nominal yang disisihkan, tetapi bagaimana kebiasaan itu mulai dibangun sejak dini. Ketika anak-anak sudah terbiasa mengatur dan menyisihkan uang, mereka sedang belajar untuk merencanakan masa depannya.

Diharapkan bersama Bank Kalsel hari ini, Pelajar tidak hanya perlu dikenalkan dengan cara menabung, tetapi juga perlu dibekali pemahaman tentang penggunaan layanan keuangan secara bijak, kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan dan berbagaiaktivitas keuangan illegal,” ungkap Armansjah.

“Anak-anak tidak hanya perlu dibekali pendidikan akademik, tetapi juga keterampilan hidup yang akan membantu mereka menjadi pribadi yang mandiri. Salah satunya adalah kemampuan mengelola
keuangan dengan baik dan membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah,” ucap Suhasmin Alfisyah.

“Bagi kami, pengalaman belajar seperti ini sangat berarti karena anak-anak tidak hanya mendengar tentang pentingnya menabung, tetapi langsung diperkenalkan dengan bagaimana mereka bisa memulainya,” ujar Sulis Sri Rejeki.

Pada kesempatan lainnya, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Firmansyah menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendorong agar literasi dan inklusi keuangan yang nyata. Melalui kegiatan ini, Bank Kalsel ingin menghadirkan pengalaman awal yang positif bagi generasi muda dalam mengenal dan berinteraksi dengan layanan keuangan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

“Kami ingin edukasi ini tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Karena itu, Bank Kalsel menghadirkan
langkah nyata melalui pembukaan 230 rekening SimPel agar para pelajar dapat langsung memulai kebiasaan menabung dan mengenal layanan perbankan sejak dini. sehingga para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga memiliki sarana untuk mulai mempraktikkannya. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Bank Kalsel untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta menumbuhkan generasi Banua yang semakin cerdas, mandiri dan bijak dalam mengelola keuangan,” pungkas Firmansyah.

Sebagai Informasi, literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian dari upaya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia dan kedepan Bank Kalsel
berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta terus mengembangkan layanan keuangan di Sekolah Rakyat sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Pemerintah.

Editor : Fauzan Ridhani
OJK Kalsel Simpanan Pelajar (Simpel) Sekolah Rakyat Terpadu banjarbaru Bank Kalsel