BI Pasang Target Rp43 Triliun, LOI Pamor Borneo 2026 Mencapai Rp73 Triliun

Raudah Anisya • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:34 WIB
PANTAU LANGSUNG: Gubernur Kalsel, H Muhidin saat meninjau beragam penawaran investasi yang dihadirkan di Pamor Borneo 2026 di Duta Mall Banjarmasin pada 7-9 Agustus 2026.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)
PANTAU LANGSUNG: Gubernur Kalsel, H Muhidin saat meninjau beragam penawaran investasi yang dihadirkan di Pamor Borneo 2026 di Duta Mall Banjarmasin pada 7-9 Agustus 2026.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Luar biasa pencapaian investasi di Pamor Borneo 2026. Dari target sebesar Rp43 triliun, ternyata terdata di Letter Of Interest (LOI) atau Surat Pernyataan Minat investasi mencapai Rp73 triliun. Nilai ini hampir dua kali lipat dari target yang diharapkan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan (KPwBI Kalsel), Haris Munandar menjelaskan berbagai pencapaian menggembirakan diperoleh selama pelaksanaan Pamor Borneo 2026 di Duta Mall Banjarmasin pada 7-9 Agustus 2026, terutama dalam hal penjualan dan investasi.

"Event ini menarik minat investor dalam negeri hingga luar negeri. Banyak investor antre untuk mengetahui proyek investasi di Kalsel. Tidak hanya batubara dan sawit, tapi juga industrialisasi dan hilirisasi," paparnya, baru-baru tadi.

Haris juga optimistis Pamor Borneo 2026 menjadi akselerasi perekonomian di Kalsel, termasuk juga meningkatnya akseptasi digital melalui penggunaan Qris. 

Pamor Borneo 2026 mempromosikan 15 proyek, yaitu 7 di Kalsel dan 8 luar Kalsel. Ada 20 investor yang hadir ke forum investasi, serta penjualan produk UMKM senilai Rp306 juta. Fasilitasi bisnis deal Rp2,2 miliar, Komitmen Lembiayaan UMKM Rp1,05 miliar, Literasi Keuangan terhadap 800 pengujung, dan 1.300 transaksi Qris.(sya/gr/oza) 

Editor : Fauzan Ridhani
Pamor Borneo 2026 Letter of Interest (LOI) surat pernyataan minat investasi banjarmasin Duta Mall