H Muhidin Buka Pamor Borneo Kalsel 2026, Tawarkan 15 Investasi Potensial bagi Investor

Raudah Anisya • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:22 WIB
INVESTASI: Gubernur Kalsel, H Muhidin saat melihat langsung 15 proyek investasi yang ditawarkan di Pamor Borneo 2026 di FUGO Hotel Banjatmasin, Jumat (7/8/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 
PAMERAN: Gubernur Kalsel, H Muhidin saat melihat langsung 15 proyek investasi yang ditawarkan di Pamor Borneo 2026 di FUGO Hotel Banjatmasin, Jumat (7/8/2026).(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Pamor Borneo 2026 dibuka Gubernur Kalsel H Muhidin Jumat (7/8/226) di FUGO Hotel Banjarmasin. 

Gelaran ini menawarkan 15 proyek investasi strategis yang berpotensi menarik investor dari dalam negeri, maupun luar negeri.

Gubernur Kalsel, H Muhidin menyampaikan Pamor Borneo yang telah terselenggara sejak tahun 2020 ini merupakan langkah konkret memperkenalkan potensi ekonomi Kalsel. Sekaligus mendorong sektor UMKM, investasi, dan digitalisasi pembayaran di Kalsel. 

Ia juga turut menyoroti komitmen Pemerintah Pusat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional 8%, yang menjadi peluang besar bagi Kalsel berperan sebagai gerbang logistik nasional. 

“Kami mengharapkan agar semangat sinergi dan kolaborasi dapat terus terjalin untuk visi Kalimantan Selatan makmur, sejahtera, dan berkelanjutan,” ungkapnya usai meninjau langsung proyek investasi yang ditawarkan di stand investasi yang dihadirkan di Pamor Borneo 2026.

Ia pun berharap proyek investasi yang ditawarkan di Pamor Borneo 2026 ini bisa langsung mendapat investor, sehingga bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kalsel.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman dalam keynote speech menyampaikan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan, terdapat tantangan yang tidak mudah.

Sehingga diperlukan sinergi dan komitmen untuk membangun Kalimantan dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 “Dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan, dibutuhkan sinergi yang disertai dengan niat yang mulia, serta memastikan manfaat bagi masyarakat Indonesia secara luas. Kami mengapresiasi atas sinergi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah untuk terus bersama-sama melakukan sinergi dan berbagai inisiatif bersama Bank Indonesia untuk mendukung pencapaian tujuan kita bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Di ajang Pamor Borneo 2026 juga telah diperoleh komitmen kerja sama perdagangan antara UMKM dengan Usaha Perhotelan di Kalsel senilai Rp100 juta dan potensi realisasi fasilitasi akses kredit/pembiayaan kepada UMKM mencapai lebih dari Rp 6,2 miliar untuk mengembangkan skala usaha dan memperluas akses pasar.

Editor : Fauzan Ridhani
FUGO Hotel Banjarmasin investasi menarik Pamor Borneo 2026 H Muhidin Gubernur Kalsel