Antisipasi Pemadaman Listrik Bergilir, OJK Kalsel Sarankan Perbankan Siapkan Baterai dan Genset

Raudah Anisya • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 17:33 WIB
PELAYANAN: OJK Kalsel menyarankan perbankan siapkan baterai dan genset agar transaksi tetap aman saat listrik padam.(Foto: Bank Kalsel)
PELAYANAN: OJK Kalsel menyarankan perbankan siapkan baterai dan genset agar transaksi tetap aman saat listrik padam.(Foto: Bank Kalsel)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi akhir-akhir ini turut memberikan dampak bagi layanan perbankan. Layanan perbankan sewaktu-waktu bisa gagal karena pemadaman listrik bergilir tersebut. Alhasil, pihak nasabah maupun bank bisa mengalami kerugian. 

Guna menghindari dampak kerugian akibat pemadaman listrik bergilir, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalsel meminta sektor perbankan dan sektor jasa keuangan lainnya menyiapkan genset dan baterai cadangan. 

"Tentunya, untuk sektor jasa keuangan skala besar pasti sudah menyiapkan antisipasi dengan UPS (Uninterruptible Power Supply), Genset (Generator Set), sehingga ketika terjadi pemadaman bergilir tidak berdampak kerugian bagi nasabah saat melakukan transaksi," ungkapnya di acara media update, Selasa (28/7/2026).

Sedangkan, untuk sektor UMKM, diakui Agus Maiyo dampak pemadaman listrik bergilir ini juga signifikan. Apalagi, pemadaman listrik memakan waktu enam hingga tujuh jam.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengakui pihaknya juga mengalami pemadaman listrik bergilir. Namun, pihaknya sudah mengantisipasi dengan menyiapkan baterai dan genset. "Jadi, saat terjadi pemadaman listrik bergilir, daya listrik di Bank Kalsel tetap menyala dan transaksi perbankan tetap jalan tanpa kendala. Sehingga, tidak menggangu nasabah saat bertransaksi di Bank Kalsel," imbuhnya.

Editor : Fauzan Ridhani
transaksi perbankan OJK Kalsel pemadaman listrik bergilir di Kalsel perbankan otoritas jasa keuangan (ojk)