Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Monitoring BP Tappera, Tingkat Keterhunian Rumah FLPP di Banjarmasin Capai 92,86 Persen 

Raudah Anisya • Kamis, 16 Juli 2026 | 15:24 WIB
HUNIAN: Tingkat keterhunian rumah FLPP di Banjarmasin sudah semakin baik.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin
HUNIAN: Tingkat keterhunian rumah FLPP di Banjarmasin sudah semakin baik.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin

RADABANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Direktorat operasi pemanfaatan deputi bidang pemanfaatan dana Tappera Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tappera) melakukan Pemantauan dan evaluasi keterhunian rumah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) di Banjarmasin.

Hasilnya tingkat keterhunian rumah FLPP di Banjarmasin sudah mencapai 92,86 persen. Hal itu disampaikan Direktur Operasi Pemanfaatan BP Tappera, M Nauval Al Ammari pada pertemuan dengan Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin, bank penyalur FLPP, dan organisasi pengembang perumahan di Pemko Banjarmasin, Kamis (16/7/2026).

Dijelaskan Nauval, pihaknya sudah melakukan survei kepada 196 sampel rumah FLPP di Banjarmasin  yang dipantau. Hasilnya, rumah yang dihuni ada 182 unit atau 92, ,86 persen. "Kami berharap di akhir tahun tingkat keterhunian rumah FLPP di Banjarmasin bisa mencapai 95 persen, kami sangat berharap dukungan dari pemerintah Kota Banjarmasin," ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk rumah FLPP, minimal 5 tahun tidak boleh diperjual belikan dan harus dihuni. Inilah yang harus disosialisasikan kepada pembeli rumah FLPP. "Kami juga minta dukungan Pemko Banjarmasin untuk semakin mempermudah dalam perizinan untuk pembangunan rumah FLPP ini," harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin siap mendukung pengembangan rumah FLPP di Banjarmasin, apalagi rumah ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Intinya, kami siap untuk berkolaborasi dalam pembangunan rumah FLPP untuk masyarakat," ungkapnya.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kalsel, Hj Wahidah Muhtar mengakui, perizinan di Banjarmasin sudah semakin baik. Tentunya, dengan adanya pertemuan ini, kelancaran pembangunan rumah di Kalsel, khususnya di Banjarmasin bisa semakin lancar dan berkembang pesat.

Editor : Fauzan Ridhani
HM Yamin HR Rumah FLPP hunian banjarmasin bp tapera