BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kalsel Expo 2026.
Salah satu perkembangan terbaru yang menjadi perhatian adalah rencana kehadiran Duta Besar Iran beserta partisipasi pelaku usaha dari negaranya dalam ajang promosi perdagangan di Banua.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan kehadiran delegasi Iran menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring perdagangan internasional sekaligus membuka peluang kerja sama ekspor bagi produk-produk unggulan daerah.
“Kalsel Expo bukan hanya menjadi ajang pameran produk dan promosi daerah, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan pelaku usaha lokal dengan mitra bisnis dari berbagai negara. Kehadiran Duta Besar Iran diharapkan dapat membuka peluang kerja sama ekspor yang lebih luas bagi produk unggulan Kalimantan Selatan,” ujar Gia sapaan akrabnya, Jumat (10/7).
Menurutnya, peningkatan akses pasar internasional akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan industri, UMKM, serta sektor perdagangan daerah. Semakin besar peluang ekspor yang tercipta, semakin besar pula kesempatan bagi dunia usaha untuk berkembang dan menyerap tenaga kerja.
“Harapan kami, kerja sama yang terbangun melalui Kalsel Expo mampu meningkatkan nilai perdagangan ke luar negeri. Ketika ekspor meningkat, maka aktivitas produksi ikut bertambah, investasi akan tumbuh, dan pada akhirnya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Dalam partisipasinya di Kalsel Expo 2026, Iran akan menampilkan berbagai produk unggulan khas negaranya, di antaranya karpet Persia yang telah mendunia, serta beragam produk kerajinan tangan bernilai seni tinggi.
Editor : Arief