JAGA KESELAMATAN: Chief Operation ADMO PT SIS Agus Harsanto memasangkan rompi pekerja tambang ke salah satu remaja Tabalong yang diterima bekerja di PT SIS.
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Sebanyak 113 orang remaja asal empat kabupaten di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) beruntung diterima bekerja sebagai operator kendaraan alat berat di PT Saptaindera Sejati (SIS) Site Adaro melalui program Operator Preparation Program (OPP).
Semua remaja yang diterima bekerja, Rabu (8/7/2026) dihadirkan di Pendopo Bersinar Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong untuk menemui Bupati Kabupaten Tabalong, Muhammad Noor Rifani.
Chief Operation ADMO PT SIS, Agus Harsanto mengatakan program OPP tahun ini banyak direkrut dari warga Kabupaten Tabalong, dan selebihnya dari Kabupaten lain. "Dari 113 peserta OPP tahun 2026 ini Kabupaten Tabalong sebanyak 76 orang, Balangan 26 orang dan sisanya dari Kabupaten Barito Timur dan Barito Selatan," katanya.
PT SIS memiliki total 1.893 tenaga operator diantaranya sekitar 1.250 orang berasal dari Kabupaten Tabalong. Ini sebagai komitmen perusahaan memprioritaskan membina dan merekrut putra daerah.
Selan itu, pertimbangan PT SIS banyak mempekerjaan warga Kabupaten Tabalong karena dekat dengan lokasi kerja. Hal itu turut menentukan tingkat istirahat pekerja, setelah lelah menghadapi medan pertambangan batu bara. "Kalau istirahat cukup, bekerja juga lebih segar dan dapat mengurangi angka kecelakaan," terangnya.
Jika terus bekerja dengan baik, Agus memastikan remaja tersebut akan mendapatkan peningkatan karir, bahkan hingga ke level manajer.
Perwakilan Manajemen PT Adaro Indonesia, Rizky Kemarajaya mengingatkan remaja yang telah diterima OPP harus bekerja dengan sebaik-baiknya. "Utamakan keselamatan dan tidak mengutamakan ego," tegasnya.
JAGA KESELAMATAN: Chief Operation ADMO PT SIS Agus Harsanto memasangkan rompi pekerja tambang ke salah satu remaja Tabalong yang diterima bekerja di PT SIS.
Apalagi, kendaraan alat berat yang mereka operasikan harganya sangat mahal, mencapai Rp20 miliar per unitnya.
Sekali lagi, dia kembali mengingatkan soal keselamatan. "Terapkan disiplin kerja dan menjaga keselamatan, serta bisa menjaga nama baik perusahaan," cetusnya.
Sebab, Adaro telah diakui secara nasional sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap keselamatan kerja dan memiliki sistem penambangan yang bagus, ditambah peduli lingkungan hidup dan program CSR berkesinambungan.
Muhammad Noor Rifai memberi apreasiasi luar biasa kepada PT SIS Site Adaro, karena merealisasikan komitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program OPP.
Menurutnya, OPP juga mendukung, bersinergi dan bentuk kolaborasi dengan Pemkab Tabalong. "Kami berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Daerah dan dunia usaha terus diperkuat," tegasnya.
Bupati juga mengumumkan, Pemkab Tabalong juga telah menyediakan workshop pelatihan alat berat mendukung program OPP untuk mencetak tenaga operator terampil.
Editor : Fauzan Ridhani