RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Puluhan desa di Kabupaten Balangan terpaksa harus merasakan pemadaman listrik sementara pada Selasa (30/6/2026).
Langkah ini diambil oleh PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Paringin menyusul adanya gangguan teknis pada salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Kalimantan.
Manager PLN ULP Paringin, Muhammad Nofarin menjelaskan gangguan tersebut berdampak langsung pada terganggunya pasokan daya di sistem interkoneksi wilayah. Oleh karena itu, pengaturan operasi kelistrikan harus segera dilakukan.
"Pengaturan operasi ini terpaksa kami lakukan guna menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan selama proses pemulihan gangguan berlangsung," jelas Nofarin.
Pemadaman bergilir dijadwalkan berlangsung dalam rentang waktu antara pukul 09.00-23.00 Wita. Meski rentang waktunya cukup panjang, Nofarin memastikan durasi padam di masing-masing wilayah hanya berkisar sekitar empat jam, bergantung pada eksekusi pengaturan beban di lapangan.
Tercatat ada 52 wilayah yang masuk dalam daftar pemadaman PLN hari ini. Wilayah tersebut meliputi Muara Pitap, Perumahan Balai Pangeran, sebagian Lingkar Timur, Maradap, Panggung, Galumbang, Baruh Bahinu Luar, Inan, Pudak, Murung Abuin, Binjai, Sikontan Wangkili, Tundi, Tawahan, Sei Batung, Hamarung, Gulinggang, Pamurus, Hukai, Pinakin, dan Desa Baru.
Kemudian wilayah Belanti, Awayan, Badalungga, Piyait, Tundakan, Baramban, Maningau, Sikontan, Ambakiang, Putat Besiun, Pulantan, Muara Jaya, Merah, Pematang, Sungai Pumpung, Bihara, Simpang Bumbuhan, Juuh, Auh, Kambiyain, Sumsum, Dayak Pitap, Simpang Nadung, Tebing Tinggi, Mayanau, Langkap, hingga wilayah Ajung.
Tidak hanya merambah kawasan permukiman warga, pemadaman ini juga dipastikan mengganggu operasional distribusi air bersih. Tiga fasilitas vital pelayanan air dilaporkan turut terdampak, yakni PDAM Muara Pitap, PDAM Badalungga, dan PDAM Tebing Tinggi.
Mengingat luasnya dampak yang ditimbulkan, pihak PLN mengimbau masyarakat untuk segera menampung air dan menyiapkan kebutuhan cadangan listrik rumah tangga selama jadwal pemadaman berlangsung.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini PLN terus mengerahkan seluruh sumber daya di lapangan untuk mempercepat pemulihan, agar pasokan listrik pelanggan bisa kembali normal secepat mungkin," pungkas Nofarin.
Editor : Fauzan Ridhani