Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bank Kalsel Perluas Akses Pembiayaan UMKM di Banjarmasin 

Raudah Anisya • Senin, 29 Juni 2026 | 16:43 WIB
AKSES PEMBIAYAAN: Sosialisasi Permodalan Program UMARA bersama Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda di Banjarmasin, belum lama tadi.
AKSES PEMBIAYAAN: Sosialisasi Permodalan Program UMARA bersama Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda di Aula Banjarmasin Creative Hub, Rabu (24/6/2026). 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Bank Kalsel bersama Pemko Banjarmasin terus berupaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, melalui program Usaha Mikro Maju Sejahtera (UMARA), guna mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha agar lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Seperti diketahui, program UMARA merupakan fasilitas pinjaman modal usaha tanpa bunga dari Pemko Banjarmasin yang bekerja sama dengan Bank Kalsel untuk membantu UMKM lokal. 

Pada sosialisasi Permodalan Program UMARA yang berlangsung di Aula Banjarmasin Creative Hub, Rabu (24/6/2026), Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda menyampaikan keberadaan UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga memperkuat ketahanan ekonomi di tengah berbagai tantangan.

Salah satu kendala yang kerap dihadapi pelaku usaha mikro adalah keterbatasan akses terhadap permodalan. Banyak usaha yang sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang, namun belum dapat tumbuh optimal karena terbatasnya modal, kurangnya informasi pembiayaan, maupun belum terpenuhinya persyaratan administrasi.

Keberadaan UMKM berkontribusi besar terhadap pertumbuhan perekonomian daerah. Namun demikian, salah satu kendala yang masih sering dihadapi oleh para pelaku usaha adalah keterbatasan akses terhadap permodalan. Banyak usaha yang memiliki potensi berkembang, tetapi belum dapat tumbuh secara optimal karena keterbatasan modal usaha maupun kurangnya informasi mengenai sumber pembiayaan,” jelas Ananda.

Lebih lanjut Ananda, menyampaikan, untuk menjawab tantangan tersebut, kehadiran Program UMARA merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro agar semakin maju, mandiri, dan berdaya saing. 

Ananda berharap program UMARA dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Editor : Fauzan Ridhani
#pelaku umkm #pemko banjarmasin #akses permodalan #pembiayaan #sosialisasi