RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tidak hanya fokus pada akselerasi ekonomi, aspek kelestarian lingkungan hidup dan tata kelola birokrasi di bawah kepemimpinan Muhidin-Hasnuryadi ikut mendapat rapor hijau. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kalsel bertengger di level 78,23 atau merealisasikan 108,17 persen dari target.
Lompatan radikal terjadi pada persentase penurunan emisi gas rumah kaca yang melambung dari 26,60 persen menjadi 87,33 persen, didukung peningkatan porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi 15,11 persen.
Di bidang tata kelola pemerintahan, akuntabilitas keuangan daerah dibuktikan dengan keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Selain itu, Tingkat Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kalsel melonjak tajam dari level 2 menuju level 3,091, merefleksikan penguatan sistem kendali intern yang kian solid.
Jika dikomparasikan di tingkat nasional, potret makro pembangunan Kalimantan Selatan menunjukkan performa strategis yang jauh lebih sehat.
Angka kemiskinan Kalsel yang sebesar 3,84 persen juga jauh lebih rendah dibanding rata-rata kemiskinan nasional yang berada di angka 5,32 persen. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mampu ditekan ke posisi 4,10 persen, lebih baik dari angka nasional sebesar 4,90 persen.
Pemerataan pendapatan masyarakat juga tercatat sangat berkeadilan. Rasio Gini Kalimantan Selatan sukses dipatok pada angka 0,287, jauh meninggalkan indeks ketimpangan nasional yang berada di level 0,363. Dari sisi ekologi, IKLH Kalsel setinggi 78,23 juga mengungguli capaian nasional sebesar 76,49.
Selain indikator makro di atas kertas, masyarakat secara riil disuguhkan jajaran megaproyek fisik di lapangan. Fondasi konektivitas dan daya saing daerah terus digenjot lewat akselerasi pembangunan Jembatan Pulau Laut-Pulau Kalimantan, perluasan jangkauan transportasi pelosok via Penyediaan Layanan Angkutan Umum berkonsep Buy The Service (BTS), hingga pembangunan infrastruktur olahraga skala masif berupa Stadion Bertaraf Internasional.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief