Bank Kalsel Resmi jadi Bank Devisa, OJK Minta Manajemen Risiko Diperkuat
Raudah Anisya• Senin, 22 Juni 2026 | 17:05 WIB
SOLID: Jajaran manajemen Bank Kalsel, bersama Gubernur Kalsel, H Muhidin dan Kepala OJK Kalsel saat launching peresmian Bank Kalsel sebagai Bank Devisa.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Senin (22/6/2026) Bank Kalsel resmi menjadi Bank Devisa. Tentunya, ini bukan sekadar peluang, tapi akan banyak risiko yang lebih besar akan menjadi tantangan.
Untuk itulah Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalsel, Agus Maiyo meminta Bank Kalsel semakin memperkuat manajemen risiko setelah resmi menjadi Bank Devisa.
"Menjadi Bank Devisa tidak hanya menjadi peluang bagi Bank Kalsel, tapi juga menjadi tantangan untuk meningkatkan manajemen risiko agar mampu menghindari risiko yang lebih besar saat menjadi Bank Devisa," jelasnya.
Tak hanya itu, Maiyo juga meminta Bank Kalsel untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih profesional sebagai penopang penting untuk menghadapi tantangan sebagai Bank devisa.
"Risiko sebagai Bank devisa ini lebih kompleks, karena yang dihadapi adalah dunia global. Jadi, dengan tantangan yang makin besar, tapi dengan SDM yang leih aandal, maka tantangan sebesar apapun bisa dihadapi," pungkasnya.