RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Hj Murniati Sahrujani menghadiri Workshop Wirausaha Kerajinan yang diselenggarakan Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Rattan Inn Banjarmasin, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, Miftahul Chair tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku usaha kerajinan sekaligus mendorong pengembangan produk kerajinan daerah agar lebih berkualitas dan mampu bersaing di pasar.
Hj Murniati Sahrujani menyambut positif pelaksanaan workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kemampuan para pelaku usaha kerajinan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.
“Alhamdulillah, hari ini kami berkesempatan menghadiri Workshop Wirausaha Kerajinan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel. Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat positif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia para pelaku usaha kerajinan, sekaligus mendorong lahirnya produk-produk kerajinan daerah yang lebih berkualitas, kreatif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Ia mengatakan, perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis menuntut para pengrajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi agar mampu mengikuti tren pasar serta kebutuhan konsumen.
Menurutnya, peningkatan kualitas produk harus dibarengi dengan penguatan kemampuan berwirausaha, mulai dari pengelolaan usaha hingga strategi pemasaran yang efektif.
“Melalui workshop ini, para pengrajin diharapkan dapat menambah wawasan, keterampilan, serta kemampuan berwirausaha sehingga mampu mengikuti perkembangan pasar dan kebutuhan konsumen,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Dekranasda HSU berharap para pelaku usaha kerajinan semakin termotivasi untuk mengembangkan produk unggulan daerah, meningkatkan kualitas hasil karya, serta memperluas jaringan pemasaran.
Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga dan melestarikan kerajinan khas daerah agar tetap eksis dan memiliki nilai tambah di tengah persaingan industri kreatif yang terus berkembang.
Editor : Fauzan Ridhani