RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Untuk memudahkan transaksi keuangan di masyarakat, Gubernur Kalsel, H Muhidin meminta optimalisasi Digitalisasi keuangan ke masyarakat. Diungkapkan Muhidin pada kegiatan pelepasan KRI Hiu untuk program Rupiah Berdaulat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (9/6/2026), diigitalisasi keuangan ini sangat penting untuk mengurangi risiko uang Rupiah lusuh dan rusak.
"Tinggal perangkat untuk digitalisasi ini yang harus dipercepat, salah satunya koneksi wifi ke daerah-daerah termasuk pulau pulau terluar di Kalimantan Selatan," jelasnya.
Salah satu digitalisasi keuangan yang sekarang digencarkan adalah penggunakan QRIS untuk pembayaran. Lewat QRIS, masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai untuk melakukan pembelian atau pembayaran, cukup menggunakan ponsel.
"Jadi, saya ingin pihak perbankan melakukan optimalisasi penggunaan QRIS. Sehingga, uang kertas yang beredar di masyarakat bisa dikurangi dan diganti dengan pembayaran dengan QRIS," imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menuturkan Bank Kalsel terus menggencarkan digitalisasi keuangan lewat QRIS Bank Kalsel ke masyarakat. "Kami juga terus meningkatkan layanan QRIS, termasuk menambah beragam fitur pembayaran yang semakin memudahkan masyarakat terutama nasabah Bank Kalsel untuk melakukan transaksi pembayaran," ungkapnya.
Sosialisasi penggunaan QRIS Bank Kalsel pun terus diperluas, termasuk ke daerah-daerah pedesaan hingga pelosok untuk membantu masyarakat mendapatkan akses digitalisasi keuangan.
Editor : Fauzan Ridhani