Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Muhidin Minta Perbankan Gencarkan QRIS, Digitalisasi Keuangan Hingga Pulau Terluar

Raudah Anisya • Rabu, 10 Juni 2026 | 18:44 WIB
KODE BAYAR: Penggunaan QRIS Bank Kalsel membuat transaksi makin mudah.
KODE BAYAR: Penggunaan QRIS Bank Kalsel membuat transaksi makin mudah.
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Untuk memudahkan transaksi keuangan di masyarakat, Gubernur Kalsel, H Muhidin meminta optimalisasi Digitalisasi keuangan ke masyarakat. Diungkapkan Muhidin pada kegiatan pelepasan KRI Hiu untuk program Rupiah Berdaulat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa (9/6/2026), diigitalisasi keuangan ini sangat penting untuk mengurangi risiko uang Rupiah lusuh dan rusak.
 
"Tinggal perangkat untuk digitalisasi ini yang harus dipercepat, salah satunya koneksi wifi ke daerah-daerah termasuk pulau pulau terluar di Kalimantan Selatan," jelasnya.
 
Salah satu digitalisasi keuangan yang sekarang digencarkan adalah penggunakan QRIS untuk pembayaran. Lewat QRIS, masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai untuk melakukan pembelian atau pembayaran, cukup menggunakan ponsel.
 
"Jadi, saya ingin pihak perbankan melakukan optimalisasi penggunaan QRIS. Sehingga, uang kertas yang beredar di masyarakat bisa dikurangi dan diganti dengan pembayaran dengan QRIS," imbuhnya.
 
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menuturkan Bank Kalsel terus menggencarkan digitalisasi keuangan lewat QRIS Bank Kalsel ke masyarakat. "Kami juga terus meningkatkan layanan QRIS, termasuk menambah beragam fitur pembayaran yang semakin memudahkan masyarakat terutama nasabah Bank Kalsel untuk melakukan transaksi pembayaran," ungkapnya.
 
Sosialisasi penggunaan QRIS Bank Kalsel  pun terus diperluas, termasuk ke daerah-daerah pedesaan hingga pelosok untuk membantu masyarakat mendapatkan akses digitalisasi keuangan.
Editor : Fauzan Ridhani
#Rupiah berdaulat #Digitalisasi Keuangan #H Muhidin #qris #pelabuhan trisakti