Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Harga Solar Eceran Tembus Rp18 Ribu Per Liter, Nelayan Kotabaru Makin Menjerit

Jumain Radar Banjarmasin • Selasa, 9 Juni 2026 | 12:34 WIB
Jeritan nelayan Desa Rampa
Jeritan nelayan Desa Rampa

 

KOTABARU – Jeritan nelayan Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, kian lantang. Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar eceran bukan hanya sulit didapat, tetapi harganya juga melambung tinggi hingga menembus angka Rp18 ribu per liter.

Pantauan di dermaga Desa Rampa, Senin (8/6), memperlihatkan suasana lesu. Kapal-kapal nelayan hanya bersandar rapi, sementara para pemiliknya memilih memperbaiki jaring atau merawat kapal. Mereka mogok melaut bukan karena enggan bekerja, melainkan karena modal membeli solar sudah tidak masuk akal.

Misran (45), nelayan setempat, mengaku jatah resmi dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) hanya 100 liter per bulan. Padahal sekali melaut, kapal miliknya menghabiskan 15–20 liter solar. Artinya, jatah subsidi hanya cukup untuk 5–6 hari melaut dalam sebulan. “Harga eceran di sini sekarang Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per liter. Kadang uang ada, tapi barangnya susah dicari,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Sitto (57), nelayan senior Desa Rampa. Ia bahkan pernah membeli solar eceran dengan harga tertinggi Rp19 ribu per liter. Untuk menyiasati kekurangan bahan bakar di tengah laut, para nelayan terpaksa melakukan barter dengan kapal-kapal besar di perairan Kotabaru. “Kami berharap harga eceran jangan sampai setinggi ini lagi. Paling tidak di bawah Rp15 ribu per liter,” ujarnya.

Hingga kini, keluhan nelayan Desa Rampa belum mendapat jawaban konkret dari pihak terkait. Solar langka, harga melambung, dan jatah SPBN yang minim membuat nelayan semakin terjepit. “Mudah-mudahan cepat ada solusi ke depan,” harap Sitto. 

Editor : Muhammad Rizky
#nelayan Desa Rampa #Kecamatan Pulau Laut Utara #BBM