RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Dollar AS yang makin perkasa terhadap Rupiah, membuat masyarakat mulai menyimpan mata uang Dollar AS untuk tabungan investasi.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalsel Agus Maiyo menuturkan wajar kalau masyarakat sekarang mulai berburu Dollar AS untuk investasi, karena pergerakannya yang makin melesat harganya terhadap Rupiah.
"Hanya saja kami mengimbau untuk masyarakat sewajarnya kalau memang ingin menyimpan Dollar AS, jangan sampai menimbun Dollar AS," ucapnya, baru-baru tadi.
Ditambahkannya, Pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) juga sudah mengeluarkan aturan untuk pembatasan pembelian Dollar AS oleh masyarakat. "Untuk aturannya silahkan cek ke Bank Indonesia, intinya belilah Dollar AS sewajarnya," tambahnya.
Seperti diketahui BI membatasi pembelian valuta asing (valas), termasuk dollar AS, tanpa dokumen pendukung (underlying) menjadi maksimal 25 ribu Dollar AS per bulan.
Editor : Fauzan Ridhani