Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pedagang di Tabalong Keluhkan Bawang Merah Kosong di Tabalong

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 5 Juni 2026 | 12:36 WIB
NAIK : Pedagang bawang merah di Pasar Bauntung Tanjung menjajakan dagangannya.

(Foto  : Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)
NAIK : Pedagang bawang merah di Pasar Bauntung Tanjung menjajakan dagangannya. (Foto  : Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM,
Tanjung - Pedagang Bawang Merah di pasar tradisional Kabupaten Tabalong mengeluhkan kekosongan stok, Jumat (5/6/2026). 

Kekosongan bawang merah menyebabkan kenaikan harga hingga puluhan ribu dalam waktu satu pekan saja. 

Mereka mengaku sebelumnya menjual bawang merah pada kisaran Rp30 ribu pekan lalu, kini naik menjadi Rp65 ribu per kilogram. 

Aan, pedagang Pasar Bauntung Tanjung mengatakan masalah kekosongan stok itu karena pasokan dari distributor di Banjarmasin. "Kosong barangnya," katanya.

Ia mengaku, mendapat keluhan dari pembeli dampak kekosongan ini, karena kenaikan harganya begitu cepat. 

"Padahal bukan kami yang menyebabkan naik, itu sudah dari sananya," ujarnya.

Ahmad Nur, pedagang bawang merah lainnya juga mengeluh dengan cepatnya kenaikan harga bawang. 

"Bawang merah naik lagi,sekarang Rp62 ribu untuk harga kotor. Kalau bersih Rp68 ribu. Sebelumnya Rp32 ribu," ujarnya.

Sepengetahuannya, masalah naiknya harga bawang merah ini karena di daerah produksi terjadi gagal panen. Bukan masalah angkutan.

Ia berharap, kondisi seperti sekarang ini tidak lama. Sebab, berdampak pada daya beli masyarakat. 

Editor : Arif Subekti
#kekosongan bawang merah #pedagang mengeluhkan #Tabalong