RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM,BANJARMASIN - Pasar properti pada 2026 disebut masih mengalami perlambatan. Namun kondisi tersebut dinilai belum sampai pada tahap stagnasi total.
Hal itu disampaikan Project Manager Citra Garden Banjarmasin, Sigit Amin Andryan saat menjelaskan kondisi pasar perumahan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan saat ini.
Menurut Sigit, perlambatan pasar dipengaruhi oleh kondisi pertumbuhan ekonomi nasional yang mengalami tekanan. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2025 masih berada di atas 5% sehingga sektor properti belum mengalami tekanan ekstrem.
“Pergerakan pasar memang sedikit mengalami perlambatan, tetapi tidak stagnan total. Karena pertumbuhan ekonomi di akhir 2025 masih di atas 5 persen, jadi pasar properti, khususnya di Kota Banjarmasin masih tetap bergerak,” ujar Sigit Amin Andryan, Rabu (3/6/2026).
Sigit menambahkan permintaan rumah di Kota Banjarmasin dengan harga menengah di bawah Rp1 miliar masih cukup tinggi, terutama dari pembeli luar daerah seperti Batulicin dan kawasan Hulu Sungai.
INVESTASI AMAN
Sigit mengatakan kondisi ekonomi nasional yang dinilai belum stabil justru membuat sebagian masyarakat mengalihkan investasi mereka ke sektor properti.
Menurut Sigit, banyak pelaku usaha di Banjarmasin memilih menempatkan dana mereka pada aset properti karena dianggap lebih aman dan stabil dibandingkan sektor bisnis lain yang fluktuatif
Secara umum situasi ekonomi tidak terlalu berefek terhadap penjualan CitraLand Banjarmasin. Justru ada banyak orang yang memilih memutar uangnya ke properti karena dianggap lebih stabil,” jelasnya.
Capaian penjualan CitraLand Banjarmasin pada kuartal pertama atau Q1 2026 meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sigit mengungkapkan penjualan yang tercatat pada Q1 2026 mencapai Rp43 miliar. Sementara pada Q1 2025 lalu, penjualan hanya berada di kisaran Rp6 miliar. “Kalau dibandingkan Q1 tahun lalu, pertumbuhannya sekitar 600%,” ungkapnya.
Lonjakan penjualan tersebut didorong oleh tingginya minat masyarakat terhadap produk rumah kelas menengah serta ruko terbaru yang ditawarkan perusahaan.
PRIMADONA BARU
Salah satu produk yang paling diminati pasar saat ini adalah ruko Miami Corner yang berada di kawasan CitraLand Banjarmasin. Ruko tersebut dipasarkan dengan harga mulai Rp1,9 miliar hingga Rp3,6 miliar, dengan luas bangunan antara 86 meter persegi hingga 118 meter persegi.
“Penjualan tertinggi kami di 2026 justru dari produk ruko. Untuk Miami Corner saat ini sudah hampir sold out dan tinggal tersisa satu unit,” kata Sigit.
Tingginya permintaan juga membuat calon pembeli mulai menunggu peluncuran produk komersial berikutnya yang akan dikembangkan oleh CitraLand Banjarmasin.
Selain Miami Corner, CitraLand Banjarmasin juga mengembangkan kawasan pertokoan terbaru bernama Capital Center. Kawasan ini dirancang sebagai area komersial terintegrasi yang menggabungkan pusat bisnis dengan fasilitas olahraga dan foodcourt.
Di dalamnya sudah terdapat berbagai tenant dari beragam sektor, mulai pendidikan, kuliner, playground hingga usaha jasa lainnya. “Capital Center menjadi satu-satunya kawasan pertokoan terintegrasi yang paling terdepan di Kota Banjarmasin,” ujar Sigit.
RUMAH DI BAWAH 1 MILIAR
Untuk proyek CitraGarden Banjarmasin, perusahaan menawarkan sekitar 20 unit rumah dengan luas bangunan 45 meter persegi dan luas tanah 96 hingga 102 meter persegi. Unit tersebut dipasarkan dengan harga di bawah Rp1 miliar dan seluruh unit telah sold out pada Q1 2026.
Karena itu, di semester dua 2026 ini, Sigit mengatakan, pihaknya akan merilis cluster baru, sebab beberapa cluster sebelumnya, seperti Cluster The Voila dan Cluster Estrella sudah sold out. Selain itu, perusahaan juga masih menawarkan unit ready stock seperti tipe New Rome sebanyak dua unit dan satu unit kavling.
Sigit menyebut sekitar 70% pembeli produk terbaru CitraLand Banjarmasin berasal dari warga existing atau penghuni yang sebelumnya puas tinggal di kawasan tersebut.
Hal itu dinilai menjadi bukti bahwa kawasan CitraLand Banjarmasin masih sangat diminati masyarakat karena memiliki fasilitas lengkap dan lokasi strategis. “Di dalam kawasan sudah ada rumah sakit, sekolah dari playground sampai SMA, kawasan pertokoan, kawasan olahraga, masjid, foodcourt, hingga area hiburan anak,” jelasnya.
Editor : Fauzan Ridhani