RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Nilai mata uang per 1 Dollar AS yang sudah menembus Rp18 ribu, menjadi pertimbangan bagi sebagian masyarakat membuka tabungan Dollar. Salah satunya Ana, karyawan swasta di salah satu BUMN ini mulai membuka tabungan Dollar saat nilai Dollar mulai menguat di angka Rp17 ribu.
"Awalnya iseng saja, karena kurs Dollar AS yang tidak turun-turun, lalu coba buka rekening di BSI tabungan multicurrency untuk menabung Dollar," jelasnya.
Selain untuk investasi, ia mengaku menabung Dollar juga untuk keperluan biaya lain seperti umrah dan haji. Terlebih biaya umrah dan haji semua berdasarkan Dollar AS.
Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat saat dikonfirmasi membenarkan adanya peningkatan pembukaan rekening tabungan multi currency BSI.
"Tahun ini mulai banyak yang buka tabungan Dollar di BSI dan banyak juga yang mulai tanya-tanya tentang tabungan Dollar," ucapnya.
Dijelaskannya, di BSI tabungan multicurrency memungkinan masyarakat menyimpan dana dalam mata uang Dollar AS dan mata uang asing lainnya dengan menggunakan prinsip syariah.
"Mungkin karena dollar makin kuat jadi masyarakat mulai melirik tabungan Dollar untuk investasi ke depan," imbuhnya.
Editor : Fauzan Ridhani