"Alhamdulillah sampai ini belum ada dampak karena harga bahan baku untuk kuliner juga belum ada kenaikan yang signifikan," jelasnya.
Diakui Aftah, yang paling terdampak tentunya pelaku ekspor impor. Sedangkan pelaku kuliner, termasuk UMKM kuliner tidak terdampak langsung. "Kecuali kenaikan kurs Dollar AS sudah mulai berimbas pada kenaikan bahan baku untuk produk kuliner, maka tentunya ini akan berdampak untuk pelaku kuliner," akunya.
Meski demikian, ia berharap Rupiah bisa menguat lagi dan ekonomi di Indonesia bisa membaik lagi, sehingga bisnis termasuk kuliner bisa bergerak cepat lagi.
"Untuk sementara pelaku UMKM kuliner bertahan dan harga pun tidak ada kenaikan yang cukup tinggi, sehingga bisnis masih cenderung stabil," imbuhnya.
Editor : Fauzan Ridhani