RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASiN - Menjelang Idul Adha, hewan ternak sapi menjadi salah satu komoditas yang dilirik masyarakat untuk menjalankan ibadah kurban. Hal ini mendorong kenaikan permintaan ternak sapi menjelang lebaran Idul Adha.
Suhidi, salah satu pedagang sapi di Banjarmasin mengakui permintaan akan ternak sapi sudah mulai banyak sejak pertengahan April hingga sekarang.
"Kami sudah ada sekitar 20 sapi yang sudah dipesan dan ini sudah ada lagi pesanan yang masuk untuk diantarkan pada saat Lebaran haji nanti," ucapnya, Rabu (13/5/2026).
"Untuk harga memang ada kenaikan, karena harga pakannya juga naik, termasuk biaya pengiriman. Kenaikan antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta untuk satu ekornya," ungkapnya lagi.
Ia pun sekarang menjual sapi dengan harga mulai Rp17 jutaan hingga Rp30 jutaan tergantung berat sapi.
"Yang paling laris sapi dengan harga Rp 17 juta sampai Rp21 jutaan. Karena harganya terjangkau dan berat sapinya sangat lumayan," tambahnya.
Sementara itu, untuk pasokan sapi dari luar Kalsel juga terus berdatangan. Tidak hanya lewat kapal khusus pengangkutan sapi, tapi juga pengiriman lewat kapal roro.
Misalnya, Kapal roro milik PT Dharma Lautan Utama (PT DLU) diketahui rata-rata mengangkuti tiga truk fuso setiap hari bermuatan sapi dari pertengahan April hingga sekarang.
Editor : Fauzan Ridhani