Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

6500 Calon Jemaah Umrah Terdampak Penyesuaian Harga, FK PATUH akan Curhat ke Gubernur Kalsel

Fauzan Ridhani • Minggu, 10 Mei 2026 | 08:06 WIB
KELUH KESAH: Ketua FK Patuh Kalsel, H Saridi mennuturkan pihaknya akan menemui Gubernur Kalsel untuk menyampaikan masalah kenaikan harga tiket pesawat yang berdampak pada 6500 calon jemaah umrah.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 
KELUH KESAH: Ketua FK Patuh Kalsel, H Saridi mennuturkan pihaknya akan menemui Gubernur Kalsel untuk menyampaikan masalah kenaikan harga tiket pesawat yang berdampak pada 6500 calon jemaah umrah.(Foto: Raudah Anisya/Radar Banjarmasin) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Sebanyak 6500 calon jemaah umrah yang sudah mendaftar dan akan berangkat pada Juni 2026 terdampak penyesuaian harga, karena kenaikan harga tiket internasional dan kurs Dollar AS yang makin menguat terhadap Rupiah.

Dijelaskan H Saridi, Ketua Forum Komunikasi Penyelenggara Travel, Umroh, dan Haji Khusus (FK Patuh) Kalsel, kenaikan tiket internasional telah diumumkan pihak maskapai, seperti Garuda dan Lion Air. Kenaikan harga tiket yang terbilang signifikan, membuat harga paket umrah pun mengalami penyesuaian.

"Baik jemaah yang sudah mendaftar untuk keberangkatan Juni ini, maupun yang belum mendaftar, semua terdampak penyesuaian harga. Hasil kesepakatan penyesuaian harga sekitar Rp5 juta hingga Rp7 jutaan untuk satu paketnya," ucapnya pada pertemuan antar travel umrah di Tree Park Hotel, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Saridi sudah ada sekitar 6500 calon jemaah umrah yang sudah mendaftar untuk keberangkatan Juni ini. Meski sudah booking tiket, tetap saja maskapai mengenakan harga baru.

"Kami rencana akan besilarahmi ke Gubernur untuk membicarakan persoalan ini, semoga nanti akan solusi dari Gubernur untuk meringankan beban masyarakat," harapnya.

Hal senada diungkapkan Ustaz H Taufan, owner Hikmah Rizquna Persada. Taufan menceritakan ada sekitar 3 ribuan jemaahnya yang sudah mendaftar untuk berangkat umrah Juni ini, terdampak penyesuaian harga baru.

"Kami akan melakukan sosialisasi kepada jemaah terhadap penyesuaian harga, kami yakin jemaah kami akan mau menerima penyesuaian harga ini karena memang kondisi global seperti ini," tandasnya .

HM Kholik dari Nur Thaibah juga menceritakan ada seribu jemaahnya yang sudah mendaftar umroh, namun tetap terdampak penyesuaian harga.

"Kemarin kami sudah melakukan sosialisasi dan menjelaskan soal kondisi Rupiah dan juga kenaikan harga tiket. Alhamdullilah, mereka tetap menerima," pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#jemaah umroh #tiket internasional #Gubernur Kalsel #kurs dollar AS #haji khusus