RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Keinginan Bank Kalsel membentuk Bank Devisa di tahun 2026 ini mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak, tidak terkecuali PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalsel.
Direktur Utama Jamkrida Kalsel, M Fauzan Noor menegaskan siap berkolaborasi dengan Bank Kalsel jika memang dalam berbagai produk bank devisa yang ditawarkan Bank Kalsel nantinya diperlukan penjaminan dari Jamkrida Kalsel.
"Kami siap memberikan dukungan penuh untuk Bank Kalsel menuju Bank Devisa, jika memang nantinya ada produk yang bisa dikerjasamakan kami siap berkolaborasi," ujarnya, Senin (4/5/2026)
Apalagi sekarang sudah ada tambahan penyertaan modal yang disetor oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel yang dialokasikan untuk kegiatan usaha investasi berisiko rendah. Tentunya hal ini akan makin memudahkan Jamkrida Kalsel untuk melakukan inovasi bisnis ke depannya.
"Dalam penjaminan kredit, Jamkrida juga sudah bekerja sama dengan Bank Kalsel. Jadi kalau kerja samanya diperluas lagi tidak ada masalah sebenarnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menjelaskan perjalanan menuju bank devisa diawali dengan pembentukan Tim Persiapan Bank Kalsel menjadi Bank Devisa pada Juni 2024. Berbagai persiapan telah dilakukan untuk pembekalan SDM, training, benchmark ke beberapa Bank Daerah yang telah terlebih dahulu menjadi bank devisa.
Dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, Bank Kalsel siap mengambil langkah besar menjadi Bank Devisa. Sebuah langkah yang tidak hanya akan memperkuat posisi Bank Kalsel, tetapi juga mendukung kemajuan ekonomi Kalsel di pasar global,” pungkasnya.
Editor : Fauzan Ridhani