Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tapin Raih Insentif Fiskal Rp3 Miliar dari Kemendagri

Rasidi Fadli • Kamis, 7 Mei 2026 | 11:19 WIB
Bupati Tapin H Yamani
Bupati Tapin H Yamani

 

BALIKPAPAN – Prestasi Kabupaten Tapin sebagai daerah terbaik pertama Regional Kalimantan 2026 dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting tak hanya menghadirkan penghargaan semata. Pemerintah Kabupaten Tapin juga mendapat insentif fiskal sebesar Rp3 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan dan insentif tersebut diterima langsung Bupati Tapin H Yamani pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan 2026 di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026).

Tambahan anggaran dari pemerintah pusat itu menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Tapin dalam menekan angka kemiskinan dan stunting secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Bupati Tapin H Yamani menegaskan, insentif fiskal tersebut akan sepenuhnya dikembalikan untuk mendukung program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tapin.

“Tentu akan kita kembalikan ke penanganan tersebut,” ujarnya.

Menurut Yamani, pemerintah daerah ingin memastikan bantuan dari pusat benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan intervensi langsung dari pemerintah.

Keberhasilan Tapin meraih penghargaan tersebut dinilai tidak lepas dari kerja bersama lintas sektor dalam memperkuat program kesejahteraan masyarakat hingga tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Kabupaten Tapin Meidy Harris Prayoga menambahkan, insentif fiskal yang diberikan pemerintah pusat memang diarahkan untuk memperkuat intervensi penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim.

“Artinya memang ingin dikembalikan lagi ke penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem,” katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan anggaran nantinya akan difokuskan pada intervensi langsung kepada masyarakat, termasuk mendukung sektor pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya.

“Langsung diintervensi ke masyarakat. Baik itu sekolah maupun yang lain-lain,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Tapin berharap tambahan dukungan anggaran tersebut semakin memperkuat berbagai program prioritas daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat penurunan angka kemiskinan serta stunting secara berkelanjutan.

Editor : Muhammad Rizky
#Pemkab Tapin